Babinsa dan Warga Industri Tenayan Perkuat Patroli Pencegahan Karhutla
Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya, Sertu S. Hermanto, bersama warga Kelurahan Industri Tenayan melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi pencegahan Karhutla di wilayah Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.
Pekanbaru – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan jajaran Koramil 07/Tenayan Raya, Kodim 0301/Pekanbaru. Meski kondisi wilayah terpantau aman dan tidak ditemukan titik api maupun asap, kewaspadaan tetap ditingkatkan sebagai langkah antisipasi dini terhadap potensi kebakaran.
Pada Senin (31/8/2026), Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya, Sertu S. Hermanto, bersama warga Kelurahan Industri Tenayan melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi pencegahan Karhutla di wilayah Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.
Patroli dilakukan dengan menyusuri sejumlah ruas jalan yang dinilai perlu mendapat pemantauan, di antaranya Jalan Matoa dan Jalan Gajah Mada, Kelurahan Industri Tenayan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah deteksi dini untuk memastikan tidak adanya indikasi munculnya titik api di wilayah binaan.
Selain melakukan pemantauan, Sertu S. Hermanto juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap potensi Karhutla. Warga diingatkan agar tidak melakukan aktivitas pembakaran yang dapat memicu api, terutama saat kondisi lingkungan mulai kering.
“Pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat. Peran masyarakat sangat penting, terutama dalam mengawasi lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api maupun asap,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan sosialisasi tersebut.
Karhutla dapat menimbulkan dampak luas, mulai dari munculnya kabut asap, menurunnya kualitas udara, terganggunya aktivitas masyarakat dan transportasi, hingga kerusakan lingkungan serta kerugian ekonomi. Karena itu, langkah pencegahan dan deteksi dini menjadi kunci agar potensi kebakaran dapat ditangani sebelum berkembang lebih luas.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi wilayah yang menjadi sasaran patroli terpantau aman. Hotspot nihil, titik api nihil, dan titik asap juga nihil. Tidak ditemukan adanya indikasi kebakaran selama kegiatan berlangsung.
Pemantauan dilakukan pada titik koordinat Lat 0.555828° dan Long 101.572742° sebagai salah satu referensi pengawasan wilayah yang menjadi sasaran patroli.
Kegiatan tersebut melibatkan satu personel TNI dan satu anggota Masyarakat Peduli Api (MPA). Sementara itu, unsur Polri tidak terlibat dalam kegiatan patroli kali ini. Untuk mendukung mobilitas, personel menggunakan satu unit sepeda motor sebagai sarana operasional.
Kehadiran Babinsa bersama masyarakat di lapangan menunjukkan bahwa upaya pencegahan Karhutla membutuhkan sinergi seluruh elemen. Dengan patroli rutin dan komunikasi langsung bersama warga, potensi kebakaran diharapkan dapat dideteksi lebih awal sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan.
Jajaran Koramil 07/Tenayan Raya akan terus mendorong langkah-langkah preventif di wilayah binaan sebagai bagian dari komitmen menjaga keamanan, kenyamanan masyarakat, sekaligus kelestarian lingkungan.
Patroli berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar. Meski hasil pemantauan menunjukkan kondisi nihil hotspot, titik api maupun titik asap, kewaspadaan tetap menjadi prioritas.
Bagi aparat dan masyarakat, tidak ditemukannya api bukan berarti pengawasan berhenti. Sebaliknya, kondisi tersebut menjadi momentum untuk terus memperkuat pencegahan, sehingga potensi Karhutla dapat ditekan sedini mungkin dan wilayah Tenayan Raya tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 07 Tenayan Raya