Karhutla Hanguskan 8 Hektare Lahan Gambut, Babinsa Koramil 10/Pelangiran Perketat Pendinginan
PELANGIRAN — Tim gabungan mengerahkan puluhan personel untuk memadamkan dan mendinginkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda kawasan Sinar Danau, Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Kamis (3/9/2026). Kebakaran dilaporkan meluas hingga sekitar 8 hektare lahan.
Upaya pemadaman dilakukan setelah titik api ditemukan di kawasan yang didominasi semak belukar dan lahan gambut. Kondisi gambut yang kering dan tebal membuat proses pemadaman serta pendinginan berlangsung lebih sulit.
Sebanyak 47 personel dilibatkan dalam penanganan di lokasi. Mereka terdiri dari satu personel TNI, satu personel Polri, 15 personel Damkar PT THIP, serta 30 warga yang ikut membantu proses pemadaman.
Tim menggunakan satu unit mesin Robin, dua unit mesin mini striker, tiga buah nozzle dan 23 gulung selang untuk menjangkau titik-titik yang terbakar.
Kondisi lapangan menjadi tantangan tersendiri. Selain karakter gambut yang mudah menyimpan bara, tim menghadapi sumber air yang cukup jauh, angin kencang, cuaca panas, serta vegetasi semak belukar yang mudah terbakar.
Hingga pemantauan terakhir, api belum sepenuhnya padam. Tim masih menemukan titik api yang memunculkan asap dan terus melakukan pendinginan untuk mencegah bara kembali membesar dan meluas.
“Titik api masih, namun masih menimbulkan titik asap yang melebar. Tim masih melaksanakan pendinginan,” demikian laporan kondisi terakhir di lapangan.
Petugas juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait sambil melakukan pendinginan di sejumlah titik dan melaporkan perkembangan penanganan kepada komando atas.
Sementara itu, lahan yang terbakar diketahui berada di kawasan Kanal 5–6 Sungai Panglor, Dusun Simpang Kiri, RT 42, Desa Tanjung Simpang. Pemilik lahan tercatat atas nama An Martang.
Penyebab kebakaran hingga kini masih belum dapat dipastikan. Polsek Pelangiran masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber awal munculnya api.
Penanganan Karhutla masih berlangsung dengan fokus utama memutus penyebaran api dan memastikan bara di dalam lahan gambut benar-benar padam. Kondisi kegiatan dilaporkan berjalan aman dan lancar.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 10/Pelangiran