Mabes TNI Tegaskan Pencegahan Karhutla Dimulai dari Warga
Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat Tim Penyuluh Mabes TNI bersama pendamping dari Kodim 0302/Inhu melalui komunikasi sosial dan edukasi kepada masyarakat di wilayah Kompe, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi
Mabes TNI Tegaskan Pencegahan Karhutla Dimulai dari Warga
KUANTAN SINGINGI — Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat Tim Penyuluh Mabes TNI bersama pendamping dari Kodim 0302/Inhu melalui komunikasi sosial dan edukasi kepada masyarakat di wilayah Kompe, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, Minggu (13/9/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan 22 peserta, terdiri dari 12 personel TNI dan 10 masyarakat. Tim Penyuluh Mabes TNI berjumlah tujuh personel dipimpin Kolonel Endro Utomo, sementara pendamping dari Kodim 0302/Inhu sebanyak lima personel dipimpin Kapten Inf Bambang.
Di tengah kegiatan, tim menyampaikan edukasi mengenai langkah pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Pendekatan dilakukan melalui komunikasi langsung dengan warga agar kewaspadaan terhadap potensi kebakaran meningkat, sekaligus mendorong masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian penyuluhan Tim Mabes TNI di Provinsi Riau yang menyasar berbagai unsur masyarakat. Edukasi tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan pemahaman, tetapi juga membangun kepedulian bersama agar potensi Karhutla dapat dicegah sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.
Kolonel Endro Utomo memimpin langsung tim dalam kegiatan tersebut, sedangkan Kapten Inf Bambang bersama personel pendamping Kodim 0302/Inhu mendukung pelaksanaan edukasi di lapangan.
Rangkaian kegiatan akan berlanjut pada Senin (14/9/2026) melalui penyuluhan penanggulangan Karhutla di wilayah Kuantan Hilir. Sasaran kegiatan meliputi aparat kecamatan dan desa, pemangku adat, pelaku usaha serta masyarakat.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa pencegahan Karhutla tidak hanya mengandalkan penanganan saat api muncul, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan dan kesadaran masyarakat sejak awal. Dengan sinergi TNI dan masyarakat, potensi Karhutla diharapkan dapat ditekan secara lebih cepat dan terukur.
Editor :Tim Sigapnews