Babinsa Cek BBM di Pulau Medang, Harga Bensin Capai Rp60 Ribu
Dukung Ekonomi Masyarakat Pesisir, Babinsa Monitoring Harga dan Stok BBM di Pulau Medang
LINGGA — Babinsa Koramil 06/Senayang Kodim 0315/Tanjungpinang, Serda Erwin Simarmata, mengecek harga dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Desa Pulau Medang, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Sabtu (3/10/2026).
Pemantauan dilakukan untuk memastikan pasokan BBM bagi masyarakat pesisir, terutama nelayan, tetap tersedia dan distribusinya berjalan tertib.
Erwin mendatangi penyalur BBM milik Awang di RT 05/RW 03, Dusun II, Desa Pulau Medang.
Ia memeriksa kondisi stok sekaligus menggali informasi harga yang berlaku di tingkat penyalur setempat.
Dari hasil pengecekan, harga BBM yang selama sekitar dua tahun terakhir berlaku di Kecamatan Katang Bidare tercatat Rp60.000 per gea untuk bensin, Rp43.000 per gea untuk solar, dan Rp24.000 per gea untuk minyak tanah.
Namun, satuan “gea” merupakan penyebutan yang digunakan di lokasi sehingga ukuran volumenya perlu dipastikan agar masyarakat memperoleh informasi harga secara jelas dan tidak menimbulkan salah tafsir.
Selain memantau harga dan stok, Babinsa berkoordinasi dengan penyalur untuk mendorong keterbukaan informasi serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berlangsung wajar.
Pengawasan tersebut juga menjadi langkah antisipasi terhadap potensi penyimpangan distribusi BBM yang dibutuhkan warga untuk aktivitas sehari-hari.
“BBM merupakan kebutuhan penting bagi nelayan untuk melaut dan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Kami mengimbau para penyalur agar memberikan informasi harga secara terbuka, melayani masyarakat secara wajar, serta menyalurkan BBM sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Erwin.
Ia juga meminta masyarakat tidak ragu melaporkan apabila menemukan dugaan penimbunan maupun penyimpangan distribusi BBM.
“Apabila ditemukan dugaan penyimpangan atau penimbunan, masyarakat diharapkan melaporkannya kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti sesuai aturan,” ujarnya.
Monitoring tersebut sekaligus menjadi sarana komunikasi antara aparat kewilayahan, penyalur, dan masyarakat. Bagi warga kepulauan seperti Pulau Medang, kepastian pasokan BBM memiliki peran penting karena berkaitan langsung dengan mobilitas warga dan aktivitas nelayan.
Koramil 06/Senayang menyatakan pemantauan kebutuhan masyarakat akan terus dilakukan sebagai bagian dari pembinaan teritorial sekaligus menjaga kondisi ekonomi dan keamanan di wilayah kepulauan.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Babinsa Koramil 06/Senayang Kodim 0315/TPI