Asah Ketajaman Bidik, Prajurit Yonif 132/BS Gelar Latihan Menembak di Siabu
Dokumentasi bak
PEKANBARU – Guna memelihara kesiapan tempur dan mempertajam naluri menembak, seluruh prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 132/Bima Sakti menggelar latihan menembak senjata ringan di Lapangan Tembak Siabu, Desa Salo Timur, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, pada Rabu (22/4/2026).
Latihan yang dipimpin langsung oleh para Bintara Pelatih (Batih) Yonif 132/BS ini melibatkan penggunaan senjata kelompok jenis Light Machine Gun (LMG) SO Minimi dan senjata perorangan SS2 V4.
Seluruh personel, mulai dari pangkat Tamtama, Bintara, hingga Perwira, turun langsung ke lapangan untuk menguji akurasi bidikan mereka.
Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 132/BS, Letkol Inf Diyan Mantofani, S.H., menegaskan bahwa kemahiran menembak merupakan kemampuan dasar yang tidak boleh ditawar bagi setiap prajurit. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan prajurit supaya terus terlatih dan siap menghadapi dinamika di lapangan.
"Prajurit Yonif 132/BS harus bisa menembak," tegas Letkol Inf Diyan Mantofani di sela-sela pemantauan latihan.
Menurut Letkol Diyan, latihan rutin ini menjadi fondasi utama dalam menunjang keberhasilan tugas operasi di masa depan.
Dengan latihan yang terprogram, setiap prajurit diharapkan mampu mengenal karakteristik senjatanya masing-masing serta menjaga ketenangan saat menarik picu di bawah tekanan.
Selain menguji kemahiran teknis, aspek disiplin dan faktor keamanan menjadi prioritas utama selama kegiatan berlangsung. Para pelatih memberikan asistensi ketat di belakang garis tembak untuk memastikan setiap butir munisi yang keluar mencapai sasaran dengan presisi sesuai nilai standar yang ditetapkan TNI Angkatan Darat.
Dalam pengarahannya, Danyonif 132/BS juga memberikan motivasi kepada para personelnya agar tidak sekadar menjalankan rutinitas, melainkan menyerap setiap materi latihan sebagai bekal profesionalisme. Beliau menginginkan seluruh anggotanya memiliki mentalitas petarung yang tangguh.
"Saya minta seluruh Prajurit Yonif 132/BS mengikuti kegiatan ini dengan serius dan semangat pantang menyerah," tambah Letkol Diyan.
Latihan ini dijadwalkan berlangsung secara periodik. Melalui integrasi antara penggunaan senjata SO Minimi yang memiliki daya gempur tinggi dan SS2 V4 yang akurat, Yonif 132/BS berkomitmen untuk terus menjadi satuan pemukul yang handal dan siap digerakkan ke berbagai medan penugasan kapan pun dibutuhkan negara.
Editor :Tim Sigapnews