Respons Cepat TNI-Polri Jinakkan Karhutla di Rohil
Pendinginan titik api
Rokan Hilir -Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas sekitar 1 hektare berhasil dikendalikan tim gabungan di Dusun Babakwonosari, Kepenghuluan Palika, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Minggu (3/5/2026) pagi.
Sertu Boysandi dari Koramil 04/Kubu bersama Bhabinkamtibmas Palika memimpin langsung pengecekan titik api sekaligus pemadaman di lokasi sejak pukul 09.50 WIB. Api yang sempat membakar lahan sawit dan semak gambut kini telah padam hingga 97 persen, menyisakan titik asap yang masih dalam proses pendinginan.
“Kami langsung melakukan verifikasi titik api dan pemadaman lanjutan serta pendinginan untuk memastikan tidak ada api yang tersisa,” ujar Sertu Boysandi di lokasi.
Lahan yang diketahui terbakar milik Muslim Nainggolan (59), warga Panipahan, Rokan Hilir. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak Polsek Panipahan.
Tim gabungan yang terlibat terdiri dari satu personel TNI, satu anggota Polri, satu anggota Masyarakat Peduli Api (MPA), serta dua warga setempat. Mereka bergerak menuju lokasi yang berjarak sekitar 83 kilometer dari Pos Koramil dengan menggunakan empat unit sepeda motor.
Peralatan pemadaman yang digunakan meliputi satu unit mesin ministriker, lima selang buang, satu nozel, dan satu selang hisap. Meski peralatannya terbatas, tim tetap mampu mengendalikan api dalam waktu yang relatif cepat.
Namun, proses pemadaman tidak berjalan mudah. Kondisi cuaca mendung disertai angin kencang serta keterbatasan sumber udara menjadi kendala utama di lapangan.
“Kendala terbesar kami adalah angin yang cukup kencang dan sumber udara yang terbatas, sehingga pemadaman harus dilakukan secara bertahap,” tambahnya.
Saat ini, petugas masih melakukan pemadaman di sejumlah titik untuk mencegah munculnya api kembali, terutama di area gambut yang rawan menyimpan bara.
Pihak TNI dan Polri mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara bakar karena berpotensi memicu kebakaran meluas, terutama di musim kemarau.
Upaya pengawasan dan patroli akan terus ditingkatkan guna mencegah terjadinya kejadian serupa di wilayah tersebut.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Babinsa