Babinsa Tebing Tinggi Okura Bersama MPA Gencarkan Patroli dan Sosialisasi Karhutla
Pekanbaru – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digencarkan aparat teritorial bersama masyarakat peduli api di wilayah Kota Pekanbaru.
Seperti yang dilakukan Babinsa Kelurahan Tebing Tinggi Okura Koramil 04/Limapuluh Kodim 0301/Pekanbaru, Serma Ucok A Hsb bersama anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) dengan melaksanakan patroli dan sosialisasi Karhutla di kawasan rawan terbakar, Minggu (10/05/2026).
Kegiatan patroli dilaksanakan di wilayah Jalan Raja Panjang Okura, Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Timur, Kota Pekanbaru. Patroli ini merupakan langkah antisipatif untuk mencegah munculnya titik api maupun kebakaran lahan yang berpotensi terjadi saat cuaca panas dan kondisi lahan kering.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama MPA melakukan penyisiran di sejumlah titik rawan Karhutla sambil memantau kondisi lingkungan sekitar. Selain patroli lapangan, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya kebakaran hutan dan lahan serta dampak yang ditimbulkan terhadap kesehatan, lingkungan dan aktivitas masyarakat.
Serma Ucok A Hsb menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat sangat penting dalam upaya pencegahan Karhutla. Ia mengajak warga untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda munculnya titik api maupun asap di wilayah sekitar.
“Pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh masyarakat. Jangan membuka lahan dengan cara membakar karena dampaknya sangat merugikan,” ujarnya.
Babinsa juga menegaskan bahwa Karhutla tidak hanya merusak lingkungan dan ekosistem, tetapi juga dapat menimbulkan kabut asap yang mengganggu kesehatan masyarakat serta aktivitas perekonomian dan transportasi. Oleh sebab itu, kesadaran dan kepedulian seluruh elemen masyarakat menjadi faktor utama dalam mencegah terjadinya kebakaran lahan.
Dalam patroli tersebut, personel gabungan menggunakan satu unit Sepeda Motor Patroli (SPM) untuk menjangkau lokasi-lokasi yang dianggap rawan terbakar.
Pemantauan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan tidak adanya aktivitas pembakaran liar maupun indikasi munculnya hotspot di wilayah binaan.
Berdasarkan hasil patroli yang dilakukan di titik koordinat Latitude 0.591538° dan Longitude 101.524293°, petugas memastikan kondisi wilayah dalam keadaan aman dengan hasil pemantauan nihil hotspot, nihil titik api dan nihil titik asap. Hal ini menunjukkan situasi wilayah masih terkendali dan aman dari ancaman Karhutla.
Kegiatan patroli dan sosialisasi Karhutla tersebut menjadi bentuk komitmen TNI bersama masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta meminimalisir risiko kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kota Pekanbaru, khususnya Kecamatan Rumbai Timur. Dengan sinergitas yang terus terjalin, diharapkan wilayah rawan Karhutla dapat terus dipantau sehingga potensi kebakaran dapat dicegah sedini mungkin.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Koramil 04 Limapuluh