Babinsa Pamak Koptu Suhermansyah Redam Konflik Tetangga
Koptu Suhermansyah gelar tikar di teras rumah warga Bati RT 01 Pamak, mendengar satu per satu keluhan tetangga yang berselisih, Minggu, 10 Mei 2026.
KARIMUN – Konflik antar tetangga yang sempat memanas di RT 01 Bati, Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, akhirnya berhasil diredam setelah Babinsa Kelurahan Pamak/Harjosari Koramil 04/Tebing Kodim 0317/TBK, Koptu Suhermansyah, turun langsung melakukan mediasi di rumah warga, Minggu (10/05/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.
Tanpa menunggu persoalan membesar, Koptu Suhermansyah memilih cara sederhana namun efektif. Ia menggelar tikar di teras salah satu rumah warga, mempertemukan kedua pihak yang berselisih, sekaligus menghadirkan Ketua RW setempat untuk mencari solusi secara kekeluargaan.
Suasana yang awalnya penuh ketegangan perlahan mencair ketika satu per satu warga diberi kesempatan menyampaikan keluhan dan persoalan yang selama ini memicu perselisihan.
“Silakan sampaikan semuanya. Kita duduk bersama mencari jalan keluar. Tetangga itu saudara paling dekat, jangan sampai persoalan kecil merusak kebersamaan,” ujar Koptu Suhermansyah membuka dialog.
Pendekatan humanis yang dilakukan Babinsa itu terbukti efektif. Setelah hampir satu jam proses komunikasi berlangsung, kedua belah pihak akhirnya sepakat berdamai, saling memaafkan, dan berkomitmen menjaga hubungan baik di lingkungan RT 01 Bati.
Menurut Koptu Suhermansyah, persoalan kecil di tengah masyarakat tidak boleh dianggap sepele karena berpotensi berkembang menjadi konflik yang lebih besar apabila tidak segera ditangani.
“Babinsa harus peka terhadap situasi wilayah. Kalau ada persoalan warga, kita datang, kita dengar, lalu kita bantu carikan solusi. Jangan tunggu masalah menjadi besar baru bertindak,” tegasnya.
Ia menjelaskan, kegiatan komunikasi sosial atau Komsos bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga menjadi bagian dari deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ketua RW dan warga yang hadir mengapresiasi langkah cepat Babinsa yang hadir sebagai penengah di tengah konflik yang sempat mengganggu kenyamanan lingkungan.
Usai mediasi, situasi di Kelurahan Pamak kembali kondusif. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat sekali lagi membuktikan bahwa menjaga persatuan bangsa dimulai dari hal sederhana—merawat kerukunan antar tetangga di tingkat lingkungan terkecil.
Dari teras rumah sederhana di Pamak, pendekatan humanis TNI kembali menunjukkan bahwa menjaga keamanan bukan hanya soal senjata, tetapi juga soal mendengar, memahami, dan menyatukan.
Editor :Tim Sigapnews