Pondasi abutmen capai 49 persen, jembatan 30 meter ditargetkan mudahkan akses 700 warga Desa Sanglap
Akses Sulit Tak Hentikan Satgas Bangun Jembatan Garuda Inhu
Sejumlah personel TNI bersama pekerja tampak sibuk mengangkut material dan menuang campuran semen ke cetakan pondasi jembatan. Lokasi pembangunan yang berada cukup jauh dari jalan utama membuat seluruh material harus dilangsir secara manual menuju titik pekerjaan.
Pembangunan jembatan gantung sepanjang 30 meter itu menjadi akses penghubung Jalan Poros Desa Sanglap dan diproyeksikan memberi manfaat bagi sekitar 700 warga. Selain memperpendek jarak tempuh masyarakat, jembatan tersebut nantinya juga diharapkan memperlancar aktivitas ekonomi dan mobilitas warga setempat.
Di lokasi pekerjaan, Satgas fokus menyelesaikan pondasi abutmen yang menjadi struktur utama penyangga jembatan. Sementara itu, pemasangan bouplank, pembersihan lahan, serta penyiapan lokasi pondasi telah rampung 100 persen. Distribusi material juga terus berjalan dan saat ini mencapai 56 persen.
Salah seorang personel di lapangan menyebutkan, tantangan utama pembangunan berada pada kondisi akses menuju lokasi yang sulit dilalui, terutama ketika hujan turun.
“Bahan harus dilangsir karena kendaraan besar tidak bisa langsung masuk ke lokasi pembangunan. Saat hujan, jalan menjadi licin dan cukup menyulitkan proses distribusi,” ujarnya.
Meski menghadapi berbagai kendala teknis, personel TNI bersama pekerja tetap menjaga ritme pengerjaan agar target pembangunan dapat tercapai tepat waktu. Sebanyak sembilan personel TNI dan tiga pekerja dilibatkan dalam kegiatan tersebut.
Cuaca cerah sejak pagi hingga sore turut membantu percepatan pekerjaan di lapangan. Beberapa bagian konstruksi lain seperti pengelasan gapura, pemasangan bentangan sling, garpu jangkar, hingga pemasangan papan dan ram kawat masih menunggu tahapan pengerjaan berikutnya.
Program pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap III ini menggunakan anggaran dari Mabesad dengan dana yang telah diterima sebesar Rp100 juta melalui Kodim 0302/Inhu.
Dengan kemajuan yang terus bergerak, masyarakat Desa Sanglap berharap pembangunan jembatan segera rampung sehingga akses transportasi warga menjadi lebih aman dan efisien, terutama saat musim hujan dan debit sungai meningkat.
Editor :Tim Sigapnews
Source : pendim 0302/inhu