Patroli Karhutla Akhir Pekan, Babinsa Muara Fajar Barat Pastikan Wilayah Aman dari Titik Api
Komitmen dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan jajaran Koramil 08/Rumbai Barat Kodim 0301/Pekanbaru.
PEKANBARU - Komitmen dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan jajaran Koramil 08/Rumbai Barat Kodim 0301/Pekanbaru.
Kendati di akhir pekan, Babinsa Kelurahan Muara Fajar Barat, Serda Fretriadi tetap melaksanakan patroli dan sosialisasi pencegahan karhutla di wilayah binaannya, Minggu (31/5/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan di Jalan Toman RT 03 RW 06, Kelurahan Muara Fajar Barat, Kecamatan Rumbai Barat.
Patroli dilakukan bersama dua personel Masyarakat Peduli Api (MPA) guna memantau kondisi kawasan yang berpotensi rawan terbakar sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya karhutla.
Dalam patroli tersebut, tim melakukan pemantauan langsung ke sejumlah titik yang dianggap rawan serta menyampaikan imbauan kepada warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran lahan.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tidak ditemukan adanya titik panas (hotspot), titik api maupun titik asap. Kondisi wilayah terpantau aman dan terkendali.
Serda Fretriadi mengatakan bahwa patroli rutin tetap dilaksanakan meskipun pada hari libur sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam mengantisipasi karhutla, terutama memasuki periode cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran lahan.
"Patroli dan sosialisasi terus kami lakukan secara berkelanjutan, termasuk pada akhir pekan. Tujuannya agar masyarakat semakin memahami bahaya karhutla serta ikut berperan aktif dalam menjaga lingkungan. Pencegahan harus dilakukan sejak dini agar tidak terjadi kebakaran yang dapat merugikan banyak pihak," ujar Serda Fretriadi.
Ia menambahkan keberhasilan pencegahan karhutla tidak terlepas dari kerjasama seluruh elemen masyarakat, termasuk kelompok MPA yang selama ini aktif membantu pemantauan di lapangan.
Sementara itu, salah seorang anggota MPA yang ikut dalam patroli menyampaikan bahwa sinergi antara Babinsa dan MPA menjadi faktor penting dalam menjaga wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran lahan.
"Kami bersama Babinsa terus melakukan pemantauan di lokasi-lokasi yang dianggap rawan. Selain patroli, kami juga mengingatkan masyarakat agar tidak membakar lahan. Alhamdulillah, sampai saat ini kondisi wilayah masih aman dan tidak ditemukan adanya titik api," ungkapnya.
Di tempat terpisah, Danramil 08/Rumbai Barat Kapten Inf Simon Petrus Ginting menegaskan bahwa kegiatan patroli karhutla tetap menjadi prioritas meskipun dilaksanakan pada hari libur.
"Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat dan peka terhadap potensi ancaman di wilayah binaan, termasuk karhutla. Karena itu, patroli dan sosialisasi tetap dilaksanakan secara rutin, bahkan pada akhir pekan," katanya saat dihubungi terpisah.
Langkah ini, sambung dia merupakan upaya preventif untuk memastikan wilayah tetap aman dan bebas dari kebakaran hutan maupun lahan
Menurutnya, keberhasilan pencegahan karhutla merupakan hasil kerjasama seluruh pihak, mulai dari aparat, pemerintah daerah, kelompok MPA hingga masyarakat.
Ia berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan terus meningkat sehingga potensi kebakaran dapat ditekan semaksimal mungkin.
Melalui patroli akhir pekan yang dilakukan secara konsisten, Koramil 08/Rumbai Barat bersama MPA menunjukkan komitmennya dalam menjaga wilayah tetap aman dari ancaman karhutla sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Koramil 08 Rumbai Barat