Patroli Karhutla Babinsa di Rumbai Barat, Wilayah Muara Fajar Timur Nihil Titik Api
Pekanbaru - Sebagai langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah binaan, Babinsa Koramil 08/Rumbai Barat Kodim 0301/Pekanbaru, Serda Widi Anugrah melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi pencegahan Karhutla kepada masyarakat di Jalan Ikan Raya KM 19 RT 02 RW 06, Kelurahan Muara Fajar Timur, Kecamatan Rumbai Barat, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan patroli dilakukan dengan menyusuri sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya kebakaran lahan. Selain melakukan pemantauan kondisi wilayah, Serda Widi Anugrah juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.
Dalam patroli tersebut, Babinsa turut melibatkan dua anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) guna memperkuat upaya deteksi dini terhadap potensi Karhutla. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tidak ditemukan titik api, titik asap maupun hotspot di wilayah yang menjadi sasaran patroli.
Serda Widi Anugrah mengatakan bahwa patroli rutin merupakan langkah preventif yang terus dilakukan untuk meminimalisir risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terutama saat cuaca panas yang berpotensi meningkatkan kerawanan Karhutla.
"Kami terus mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pencegahan harus dilakukan sejak dini karena dampak Karhutla sangat merugikan, baik terhadap lingkungan, kesehatan maupun aktivitas masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam mendukung upaya pencegahan Karhutla. Oleh karena itu, komunikasi dan sosialisasi terus dilakukan agar masyarakat memahami bahaya serta konsekuensi hukum dari pembakaran lahan.
Salah seorang anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) yang turut mengikuti patroli mengapresiasi konsistensi Babinsa dalam melakukan pemantauan wilayah.
"Kami merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa yang selalu aktif turun ke lapangan. Dengan patroli rutin seperti ini, potensi kebakaran dapat dideteksi lebih cepat sehingga risiko Karhutla dapat diminimalisir," katanya.
Sementara itu, seorang warga Muara Fajar Timur mengaku mendukung upaya yang dilakukan aparat TNI dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan Karhutla.
"Kami semakin memahami pentingnya menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan. Jika menemukan tanda-tanda kebakaran, kami siap melaporkannya kepada pihak terkait," ujarnya.
Di tempat terpisah, Danramil Kapten Inf Simon Petrus Ginting, saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan bahwa patroli dan sosialisasi Karhutla merupakan kegiatan yang terus dilakukan oleh seluruh Babinsa di wilayah Koramil 08/Rumbai Barat.
"Kami menekankan kepada seluruh Babinsa agar aktif melakukan patroli, sosialisasi dan komunikasi dengan masyarakat. Pencegahan Karhutla membutuhkan sinergi semua pihak, sehingga kesadaran masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran," tegasnya.
Danramil menambahkan bahwa keberhasilan pencegahan Karhutla tidak hanya diukur dari tidak adanya titik api, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan.
Melalui kegiatan patroli dan sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan wilayah Muara Fajar Timur dan sekitarnya tetap terbebas dari kebakaran hutan dan lahan serta tercipta lingkungan yang aman, sehat dan kondusif bagi masyarakat.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Koramil 08 Rumbai Barat