Pekerjaan pembuatan mall angkur dan pengisian tanah dalam karung terus dipercepat untuk memperkuat k
Garuda III Dikebut, Tanggul Angkur Jembatan Mulai Dibentuk
Aktivitas pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap III tampak berlangsung intensif di Desa Sukaraja, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi, Jumat (12/6/2026). Sejak pagi, personel yang terlibat bersama masyarakat terlihat bekerja di sisi tepi jauh lokasi pembangunan dengan fokus pada pembuatan mall angkur dan pengisian tanah ke dalam karung untuk kebutuhan tanggul atau turap jalan angkur.
Pekerjaan tersebut menjadi bagian penting dalam rangka memperkuat struktur penahan di kawasan jembatan angkur. Di lokasi, para pekerja secara bergotong royong menggali, mengisi, dan menyusun karung-karung tanah yang nantinya berfungsi sebagai penguat tanggul sekaligus menjaga kestabilan konstruksi saat memasuki tahapan pembangunan berikutnya.
Langkah cadangan ini dilakukan untuk memastikan pembangunan jembatan berjalan sesuai target. Selain menjadi penghubung utama antara Desa Sukaraja dan kawasan Hulu Teso, jembatan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil perkebunan, serta membuka akses yang lebih aman bagi warga.
Pantauan di lapangan menunjukkan semangat kebersamaan yang tinggi. Di tengah kondisi medan yang cukup menantang, para pekerja tetap fokus menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan secara bertahap dan terukur.
Salah seorang pekerja di lokasi mengatakan bahwa pembangunan terus dilakukan dengan mengutamakan kualitas konstruksi agar hasilnya dapat bertahan dalam jangka panjang.
“Kami berupaya menyelesaikan setiap pekerjaan sesuai perencanaan. Penguatan kawasan angkur menjadi bagian penting karena akan menopang konstruksi jembatan secara keseluruhan. Harapan kami, pembangunan ini segera selesai dan dapat dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap III merupakan salah satu upaya meningkatkan konektivitas wilayah pedesaan sekaligus mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur di daerah. Kehadiran jembatan ini diyakini akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan aktivitas sosial masyarakat di kawasan tersebut.
Dengan terus bergeraknya penguatan pekerjaan angkur dan tanggul di lapangan, harapan masyarakat terhadap hadirnya jalur penghubung yang lebih aman, cepat, dan efisien antara Sukaraja dan Hulu Teso semakin mendekati kenyataan. Infrastruktur ini diproyeksikan menjadi urat nadi baru yang mendukung perkembangan wilayah di masa mendatang.
Editor :Tim Sigapnews
Source : pendim 0302/inhu