Prajurit dan Warga Pacu Pembangunan Jembatan Garuda di Sanglap
Pengecoran Pondasi Terus Dikebut, Akses Penghubung Desa Semakin Mendekati Kenyataan
Di bawah terik matahari yang menyengat, aktivitas pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap III di Desa Sanglap berlangsung tanpa henti. Sejumlah personel Kodim 0302/INHU bersama warga bahu-membahu mengoperasikan mesin molen, mengangkut material, hingga melakukan pengecoran pondasi yang menjadi bagian penting konstruksi jembatan.
Pembangunan tersebut merupakan upaya menghadirkan akses transportasi yang lebih aman dan layak bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan jalur terbatas untuk mobilitas sehari-hari. Sasaran utama pembangunan berada pada lintasan jembatan yang akan menghubungkan Jalan Poros Desa Sanglap dengan wilayah sekitarnya.
Sejak pagi, personel TNI dan masyarakat terlihat bekerja secara terpadu. Material bangunan disiapkan secara bertahap sebelum dicampur menggunakan mesin molen untuk memastikan kualitas beton sesuai kebutuhan konstruksi. Semangat gotong royong menjadi pemandangan yang menonjol selama pekerjaan berlangsung.
Komandan Kodim 0302/INHU, Letkol Arh Bangun Bara Kurniawan Prabowo, S.E., M.I.P, menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan bentuk komitmen TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur.
“Jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung, tetapi juga akan membuka akses yang lebih baik bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan masyarakat. Karena itu kami terus mendorong agar pekerjaan berjalan maksimal dengan tetap mengutamakan kualitas,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting yang mempercepat proses pembangunan di lapangan. Sinergi antara TNI dan warga menjadi bukti bahwa pembangunan dapat berjalan lebih efektif ketika dilakukan secara bersama-sama.
Warga Desa Sanglap menyambut baik pembangunan tersebut. Mereka berharap kehadiran Jembatan Garuda nantinya mampu memangkas waktu tempuh, memperlancar distribusi hasil perkebunan, serta memudahkan akses anak-anak menuju sekolah.
Pekerjaan pada tahap ini difokuskan pada penguatan struktur pondasi sebagai penyangga utama jembatan. Setelah tahapan tersebut rampung, pembangunan akan berlanjut ke pekerjaan konstruksi berikutnya sesuai rencana yang telah ditetapkan.
Editor :Tim Sigapnews
Source : pendim 0302/inhu