Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya Gencarkan Patroli dan Sosialisasi Pencegahan Karhutla
Serma Herman tidak hanya melakukan pemantauan kondisi wilayah, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya Karhutla serta sanksi hukum yang dapat dikenakan kepada pelaku pembakaran lahan.
Pekanbaru – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digencarkan oleh aparat kewilayahan di Kota Pekanbaru. Salah satunya dilakukan oleh Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru, Serma Herman, yang melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi pencegahan Karhutla pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 12.00 WIB di sejumlah wilayah rawan di Kecamatan Tenayan Raya.
Kegiatan tersebut merupakan langkah antisipatif TNI bersama masyarakat dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang berpotensi menimbulkan kerugian besar, baik terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, maupun perekonomian daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Serma Herman tidak hanya melakukan pemantauan kondisi wilayah, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya Karhutla serta sanksi hukum yang dapat dikenakan kepada pelaku pembakaran lahan.
Patroli dilakukan dengan menyusuri sejumlah titik rawan, di antaranya Jalan Abdul Rahmad Wahid RT 04 RW 03 Kelurahan Tuah Negeri, Jalan Budi Luhur RT 01 RW 07 Kelurahan Industri Tenayan, Jalan Badak Ujung RT 02 RW 04 Kelurahan Tuah Negeri, serta Jalan Budi Agung RT 03 RW 02 Kelurahan Tuah Negeri, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.
Di setiap lokasi yang dikunjungi, Serma Herman aktif berinteraksi dengan warga dan mengimbau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Menurutnya, tindakan tersebut dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan, terutama saat musim kemarau, serta menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Pencegahan harus dimulai dari kesadaran masyarakat. Jangan sampai karena kelalaian atau sengaja membakar lahan menimbulkan dampak yang merugikan banyak orang. Selain itu, ada konsekuensi hukum yang tegas bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan,” tegas Serma Herman.
Berdasarkan hasil patroli, kondisi wilayah terpantau aman dan kondusif. Pada titik koordinat yang dipantau tidak ditemukan adanya hotspot, titik api, maupun kepulan asap. Hal ini menunjukkan bahwa upaya pencegahan yang dilakukan secara berkelanjutan mulai memberikan hasil positif.
Kegiatan patroli dan sosialisasi tersebut melibatkan satu personel TNI dari Koramil 07/Tenayan Raya serta didukung oleh tiga anggota Masyarakat Peduli Api (MPA). Sinergi antara TNI dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga wilayah tetap aman dari ancaman Karhutla.
Dalam pelaksanaannya, tim menggunakan satu unit sepeda motor untuk menjangkau lokasi-lokasi pemantauan. Meski dengan sarana yang sederhana, semangat dan komitmen petugas dalam menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran tetap tinggi.
Melalui kegiatan ini, Koramil 07/Tenayan Raya berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan terus meningkat. Edukasi yang diberikan diharapkan mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama dalam mencegah terjadinya Karhutla, sehingga wilayah Kecamatan Tenayan Raya dan Kota Pekanbaru secara umum dapat terhindar dari bencana asap.
Patroli dan sosialisasi akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk kesiapsiagaan aparat teritorial dalam mendukung program pemerintah menjaga kelestarian lingkungan serta mewujudkan wilayah yang aman, sehat, dan bebas dari kebakaran hutan dan lahan.
Editor :Pendam XIX