TNI dan MPA Sisir Lahan Rawan Karhutla di Tenayan Raya Pekanbaru
Bersama tiga anggota Masyarakat Peduli Api (MPA), Serma Herman membelah semak belukar menggunakan sepeda motor patroli untuk menjangkau titik-titik krusial.
Pekanbaru — Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru, Serma Herman, bergerak cepat menyisir sejumlah wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, pada Ahad (14/6/2026) siang. Langkah taktis yang berlangsung sekitar pukul 12.00 WIB ini menjadi bukti ketegasan TNI dalam mengantisipasi ancaman bencana asap sebelum api sempat berkobar.
?Bersama tiga anggota Masyarakat Peduli Api (MPA), Serma Herman membelah semak belukar menggunakan sepeda motor patroli untuk menjangkau titik-titik krusial. Tim gabungan ini menyisir empat lokasi rawan secara maraton, mulai dari Jalan Abdul Rahmad Wahid, Jalan Budi Luhur di Kelurahan Industri Tenayan, hingga kawasan Jalan Badak Ujung dan Jalan Budi Agung di Kelurahan Tuah Negeri.
?Petugas memeriksa dengan teliti setiap jengkal lahan kering untuk memastikan tidak ada aktivitas pembakaran ilegal. Kejutan positif didapatkan di lapangan, di mana berdasarkan pemantauan koordinat, tim sama sekali tidak menemukan adanya titik panas (hotspot), titik api, maupun kepulan asap. Kondisi wilayah binaan dipastikan masih aman dan terkendali sepenuhnya.
?Di sela-sela pemantauan fisik, Serma Herman langsung menemui warga setempat untuk memberikan edukasi tegas mengenai bahaya membuka lahan dengan cara dibakar. Ia mengingatkan bahwa kelalaian kecil di musim kemarau bisa memicu kerugian materi yang besar dan merusak kesehatan lingkungan.
?"Kami akan terus melakukan patroli dan sosialisasi ini secara rutin. Keberhasilan pencegahan Karhutla tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat," ujar Serma Herman di sela-sela patroli.
?Ia juga mendesak warga untuk segera melaporkan ke pihak berwajib jika melihat kepulan asap mencurigakan sekecil apa pun, agar penanganan bisa dilakukan secara cepat sebelum meluas.
?Melalui sinergi kuat antara 1 personel TNI dan 3 anggota MPA ini, pertahanan wilayah Tenayan Raya dari ancaman Karhutla masih berdiri kokoh. Pengawasan ketat ini diharapkan mampu menjaga kualitas udara Kota Pekanbaru tetap sehat dan bebas dari kepungan asap.
Editor :Pendam XIX