Danramil 03/Senapelan Hadiri Penutupan Pacu Sampan Hari Jadi Pekanbaru ke-242
Danramil 03/Senapelan Kapten Arh Madia Erfan Hadi, S.Sos, sebagai bentuk dukungan TNI terhadap kegiatan masyarakat yang bertujuan melestarikan budaya daerah sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga
Pekanbaru - Suasana penuh semangat dan kegembiraan mewarnai penutupan Lomba Pacu Sampan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-242 Tahun 2026 yang digelar di kawasan Jalan Pemudi Ujung RT 001 RW 004, Kelurahan Tirta Siak, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Minggu (14/06/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 16.00 WIB tersebut dihadiri langsung oleh Danramil 03/Senapelan Kapten Arh Madia Erfan Hadi, S.Sos, sebagai bentuk dukungan TNI terhadap kegiatan masyarakat yang bertujuan melestarikan budaya daerah sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt Camat Payung Sekaki Abdullah, S.STP, Kapolsek Payung Sekaki AKP F. Lumban Gaol, SH, Sekretaris Umum PODSI Kota Pekanbaru Agus Triono, Ketua Panitia Pacu Sampan, para lurah se-Kecamatan Payung Sekaki, Ketua LPM, Ketua Forum RT/RW, Ketua TP PKK Kecamatan Payung Sekaki, Babinsa Kelurahan Tirta Siak Serka Usman, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, para ketua RT/RW, hingga seluruh tim peserta pacu sampan yang telah berkompetisi dengan penuh sportivitas.
Dalam sambutannya, Plt Camat Payung Sekaki menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, lomba pacu sampan bukan sekadar ajang kompetisi, namun juga menjadi wadah untuk menjaga dan melestarikan tradisi yang telah diwariskan oleh para pendahulu.
Sementara itu, Danramil 03/Senapelan Kapten Arh Madia Erfan Hadi, S.Sos menyambut positif terselenggaranya kegiatan yang sarat nilai budaya tersebut. Ia menilai, semangat kebersamaan dan persatuan yang tercermin dalam perlombaan dapat menjadi modal penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.
“Momentum Hari Jadi Kota Pekanbaru hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan, memperkuat rasa kebersamaan, serta melestarikan budaya daerah sebagai identitas yang harus dibanggakan,” ujarnya.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan piala, piagam penghargaan, serta hadiah kepada para pemenang lomba pacu sampan yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya selama perlombaan berlangsung. Momen tersebut disambut dengan tepuk tangan meriah dari para tamu undangan dan masyarakat yang hadir.
Pada kategori tim putra, gelar juara pertama berhasil diraih oleh Team Buluh China dari Kabupaten Kampar, disusul Team Serigala Muda sebagai juara kedua, Team Tiga Saudara di posisi ketiga, dan Team Nazief Lesmana sebagai juara harapan. Dominasi tim-tim asal Kampar menunjukkan kuatnya tradisi olahraga pacu sampan di daerah tersebut.
Sementara itu, pada kategori tim puteri, Team Butterfly dari Kampar berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati Team Mama Tangguh, disusul Team Tiga Anak-Anak di peringkat ketiga. Adapun Team Pagar Makan Tanaman dari Pekanbaru berhasil meraih posisi keempat setelah melalui persaingan yang cukup ketat.
Kemeriahan penutupan lomba pacu sampan ini menjadi bukti bahwa tradisi lokal masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Selain menjadi hiburan rakyat, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat sportivitas, serta memperkokoh sinergi antara pemerintah, aparat TNI-Polri, dan masyarakat dalam membangun Kota Pekanbaru yang semakin maju dan berbudaya.
Editor :Pendam XIX