Tak Kenal Lelah, Babinsa Koramil 04/Limapuluh Sisir Titik Rawan Karhutla di Rumbai Timur, Hotspot Ni
Babinsa Koramil 04/Limapuluh Kodim 0301/Pekanbaru, Sertu M. Isak, melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi pencegahan karhutla di sejumlah kawasan yang dinilai rawan terjadinya kebakaran di wilayah Kecamatan Rumbai Timur, Kota Pekanbaru.
Pekanbaru – Komitmen TNI dalam menjaga wilayah dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus ditunjukkan melalui aksi nyata di lapangan.
Pada Rabu (17/6/2026) Babinsa Koramil 04/Limapuluh Kodim 0301/Pekanbaru, Sertu M. Isak, melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi pencegahan karhutla di sejumlah kawasan yang dinilai rawan terjadinya kebakaran di wilayah Kecamatan Rumbai Timur, Kota Pekanbaru.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya deteksi dini dan langkah preventif yang terus digencarkan oleh jajaran Kodim 0301/Pekanbaru untuk memastikan wilayah binaannya tetap aman dari ancaman karhutla yang setiap tahunnya menjadi perhatian serius, khususnya di Provinsi Riau.
Didampingi dua personel dari Masyarakat Peduli Api (MPA), Sertu M. Isak menyusuri sejumlah lokasi yang memiliki potensi terjadinya kebakaran lahan. Dengan menggunakan satu unit sepeda motor patroli, tim bergerak menyisir berbagai titik guna memastikan tidak adanya aktivitas pembakaran maupun indikasi munculnya titik api.
Adapun rute patroli meliputi Jalan Teluk Leok Ujung RT 03/RW 01 Kelurahan Limbungan, Jalan Family Raya RT 01/RW 06 Kelurahan Lembah Sari, Jalan Pramuka Ujung Perum Indah Permai RT 03/RW 10 Kelurahan Lembah Sari, Jalan Kemping RT 01/RW 02 Kelurahan Sungai Ambang, Jalan Lingkar Danau Buatan Dermaga I dan II Kelurahan Sungai Ambang, Jalan Pramuka Ujung kawasan Danau Bandar Khayangan, hingga Jalan Cipta Nusa RT 01/RW 01 Dermaga II Danau Buatan Kelurahan Sungai Ambang.
Selain melakukan pemantauan, Babinsa juga menyempatkan diri berdialog dengan masyarakat yang ditemui selama patroli. Dalam kesempatan tersebut, warga diberikan edukasi mengenai bahaya karhutla, baik dari sisi lingkungan, kesehatan maupun dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan akibat kabut asap.
Sertu M. Isak mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, sekecil apa pun api yang ditimbulkan dapat berkembang menjadi kebakaran besar apabila tidak segera dikendalikan. Peran aktif masyarakat dinilai sangat penting dalam mendukung upaya pencegahan karhutla.
"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Apabila menemukan adanya titik api atau aktivitas pembakaran lahan, segera laporkan kepada aparat terkait agar dapat segera ditangani," imbau Babinsa kepada warga.
Berdasarkan hasil patroli di lapangan pada titik koordinat 0.58313° LU dan 101.473289° BT, petugas memastikan bahwa kondisi wilayah dalam keadaan aman. Tidak ditemukan hotspot (titik panas), titik api, maupun titik asap selama kegiatan berlangsung.
Keberhasilan menjaga wilayah tetap bebas dari karhutla tidak terlepas dari sinergi antara TNI, MPA, pemerintah daerah dan masyarakat yang terus diperkuat melalui patroli rutin dan sosialisasi yang berkesinambungan.
Patroli ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, tetapi juga berperan aktif dalam melindungi lingkungan dan keselamatan warga dari ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan tertib, aman dan lancar, serta tidak ditemukan adanya hal-hal menonjol di wilayah patroli. Dengan langkah-langkah pencegahan yang dilakukan secara konsisten, diharapkan Kota Pekanbaru, khususnya Kecamatan Rumbai Timur, dapat terus terbebas dari ancaman karhutla yang berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat.
Editor :Pendam XIX