Akselerasi Pembangunan Tahap III di Batang Cenaku Demi Memutus Keterisolasian Wilayah dan Memacu Eko
Genjot Infrastruktur Desa, Kodim 0302/Inhu Cor Tiang Angkur Jembatan Garuda
INHU – Sejumlah prajurit TNI dari Kodim 0302/Inhu bersama masyarakat setempat bergerak cepat menggenjot pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap III dengan melakukan pengecoran pondasi tiang angkur di Desa Sanglap, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), pada (18/6/2026). Langkah taktis ini diambil untuk memastikan infrastruktur vital penghubung antar-wilayah tersebut selesai tepat waktu.
?Di bawah terik matahari dan kepulan debu jalur tanah, deru mesin pengaduk semen (molen) memecah keheningan kawasan perkebunan Desa Sanglap. Personel TNI berkostum loreng hijau bahu-membahu bersama warga mengangkut material pasir dan semen menggunakan gerobak dorong merah.ketegasan dan semangat gotong royong terpancar jelas saat para prajurit yang mengenakan sepatu bot kuning dengan sigap menuangkan adukan beton langsung ke titik sasaran tiang angkur penahan jembatan.
?Pekerjaan difokuskan penuh pada area tepi dekat guna memperkokoh fondasi utama yang nantinya akan menahan beban bentangan jembatan gantung tersebut. Kehadiran fisik TNI di lapangan memberikan kejutan moral tersendiri bagi warga, yang awalnya mengira proyek ini akan berjalan lambat karena medan yang cukup menantang dan berbukit.
?Komandan Kodim (Dandim) 0302/Inhu melalui perwira pengawas di lapangan menegaskan bahwa kekuatan jembatan gantung sangat bergantung pada presisi teknis di tahap awal ini.
?"Pondasi tiang angkur di tepi dekat sungai ini adalah kunci kekuatan struktural seluruh jembatan. Kami mengunci kualitas pengecorannya hari ini dengan semen bermutu tinggi agar jembatan ini kokoh bertahan hingga puluhan tahun ke depan menghadapi arus sungai bawah," ujar salah satu personel bintara tinggi yang memimpin jalannya pengecoran di lokasi, (18/6).
?Pembangunan Tahap III ini menjadi sangat krusial mengingat jembatan gantung ini merupakan urat nadi transportasi utama bagi anak-anak sekolah dan para petani kelapa sawit untuk mengangkut hasil panen mereka ke pusat kecamatan. Tanpa jembatan ini, mobilitas warga lumpuh total saat debit air sungai naik.
Hingga sore hari, progres pengecoran tiang angkur berjalan lancar tanpa kendala teknis yang berarti. Setelah material cor mengeras secara sempurna, tim gabungan TNI dan masyarakat dijadwalkan akan langsung melanjutkan ke tahap perakitan struktur baja atas jembatan pada esok hari.
Editor :Tim Sigapnews
Source : PENDIM 0302/INHU