Wilayah Aman dari Kebakaran, Babinsa Bersama MPA Tetap Siaga Pantau Daerah Rawan Karhutla
Babinsa Kelurahan Tebing Tinggi Okura Koramil 04/Limapuluh Kodim 0301/Pekanbaru, Serma Ucok A. Hasibuan, bersama anggota MPA melaksanakan patroli dan sosialisasi Karhutla di wilayah rawan terbakar, Jum'at (19/06/2026).
Pekanbaru – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan secara intensif oleh aparat kewilayahan bersama unsur masyarakat peduli api (MPA) di Kota Pekanbaru.
Sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau dan mencegah munculnya titik-titik kebakaran, Babinsa Kelurahan Tebing Tinggi Okura Koramil 04/Limapuluh Kodim 0301/Pekanbaru, Serma Ucok A. Hasibuan, bersama anggota MPA melaksanakan patroli dan sosialisasi Karhutla di wilayah rawan terbakar, Jum'at (19/06/2026).
Kegiatan patroli dimulai pukul 10.30 WIB dengan menyusuri kawasan di Jalan Raja Panjang Okura, Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Timur, Kota Pekanbaru. Patroli dilakukan untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak yang ditimbulkan akibat Karhutla.
Dalam pelaksanaannya, tim patroli melakukan pemantauan secara langsung terhadap sejumlah lokasi yang dianggap rawan terbakar. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh guna mendeteksi kemungkinan adanya titik api, titik asap, maupun hotspot yang berpotensi memicu kebakaran lahan.
Berdasarkan hasil patroli di lokasi dengan koordinat 0.591088° LU dan 101.498774° BT, tidak ditemukan adanya indikasi kebakaran. Hasil pemantauan menunjukkan kondisi wilayah dalam keadaan aman dengan hotspot nihil, titik api nihil, dan titik asap nihil.
Meski demikian, Serma Ucok menegaskan bahwa kondisi aman tersebut tidak boleh membuat semua pihak lengah. Menurutnya, kewaspadaan harus terus ditingkatkan karena potensi kebakaran dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama di kawasan lahan gambut yang mudah terbakar saat cuaca panas dan minim curah hujan.
Selain patroli, Babinsa juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat yang ditemui di sekitar lokasi agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan kepada aparat terkait apabila menemukan tanda-tanda kebakaran ataupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan Karhutla.
"Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Kami terus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan karena dampaknya sangat merugikan, baik bagi kesehatan, lingkungan, maupun aktivitas masyarakat," ujar Serma Ucok.
Patroli tersebut melibatkan satu personel TNI dan satu anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) dengan dukungan satu unit sepeda motor sebagai sarana mobilitas menuju lokasi pemantauan. Sinergi antara Babinsa dan MPA dinilai sangat penting dalam mendukung upaya pencegahan Karhutla, terutama dalam mempercepat deteksi dini terhadap potensi kebakaran di wilayah binaan.
Melalui patroli rutin dan sosialisasi yang terus digencarkan, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla semakin meningkat. Dengan keterlibatan seluruh elemen, upaya pencegahan dapat berjalan lebih efektif sehingga wilayah Kelurahan Tebing Tinggi Okura tetap aman, hijau, dan terbebas dari ancaman kebakaran hutan maupun lahan.
Editor :Pendam XIX