Langkah Sederhana untuk Kenyamanan Jamaah, Babinsa dan Warga Bersihkan Masjid Bersama
Berbekal peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, sapu lidi dan sabit, mereka membersihkan rumput liar dan parit serta selokan, mengumpulkan sampah
Pekanbaru - Semangat gotong royong ternyata tidak harus menunggu akhir pekan. Hal itu terlihat dari kekompakan Babinsa Koramil 02/Kota Kodim 0301/Pekanbaru, Serka Riko Hidayat bersama Lurah Tangkerang Barat, Bhabinkamtibmas dan masyarakat setempat melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan Masjid Al-Muttaqin di Jalan Tapah, Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai, Senin (22/6/2026).
Sejak pagi, peserta gotong royong tampak bahu-membahu membersihkan area masjid. Berbekal peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, sapu lidi dan sabit, mereka membersihkan rumput liar dan parit serta selokan, mengumpulkan sampah, serta merapikan lingkungan sekitar rumah ibadah agar terlihat lebih bersih dan nyaman.
Meski cuaca cukup terik, semangat para peserta tidak surut. Panas matahari seakan tidak menjadi penghalang bagi mereka untuk terus bekerja demi menciptakan lingkungan masjid yang bersih dan asri.
Serka Riko Hidayat mengatakan kegiatan gotong royong merupakan salah satu bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan, khususnya tempat ibadah yang setiap hari digunakan masyarakat.
"Masjid merupakan pusat kegiatan ibadah dan kebersamaan umat. kebersihan harus selalu dijaga. Melalui gotong royong ini, kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan sekaligus mengajak masyarakat agar semakin peduli terhadap lingkungan sekitar," ujarnya.
Menurut Riko, lingkungan yang bersih akan memberikan kenyamanan bagi jamaah saat beribadah sehingga dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan khusyuk.
Sementara itu, Lurah Tangkerang Barat mengapresiasi keterlibatan Babinsa, Bhabinkamtibmas dan seluruh elemen masyarakat yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
"Gotong royong seperti ini menjadi bukti bahwa kebersamaan masih terpelihara dengan baik di tengah masyarakat. Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi bagi warga untuk terus menjaga budaya gotong royong," katanya.
Senada dengan itu, Sudirman salah seorang warga mengaku senang dapat terlibat langsung dalam kegiatan pembersihan lingkungan masjid. "Kami merasa memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga kebersihan rumah ibadah. Dengan lingkungan yang bersih, jamaah tentu akan merasa lebih nyaman saat melaksanakan salat maupun kegiatan keagamaan lainnya," ungkapnya.
Di tempat terpisah, Danramil 02/Kota Mayor Arm Febrizal, saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan bahwa gotong royong merupakan salah satu warisan budaya bangsa yang harus terus dipertahankan.
"Kegiatan gotong royong tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI, pemerintah, masyarakat. Saya mengapresiasi kepedulian warga yang tetap menjaga semangat kebersamaan untuk menciptakan lingkungan bersih, sehat dan nyaman, khususnya di tempat ibadah," ujar Mayor Arm Febrizal.
Ia menambahkan bahwa keberadaan Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga sebagai penggerak yang mampu mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan dan memperkuat persatuan.
Melalui kegiatan tersebut, semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia kembali terlihat.
Kebersamaan yang terjalin antara TNI, pemerintah kelurahan, aparat kepolisian, dan warga menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui tindakan nyata demi kenyamanan bersama.
Editor :Pendam XIX