Babinsa Koramil 06/Sukajadi Isi Akhir Pekan dengan Patroli Karhutla dan Silaturahmi Warga
Dengan medan berupa jalan tanah dan hamparan semak belukar, Serma J. Tanjung tetap menyusuri kawasan yang berpotensi menimbulkan kebakaran lahan.
Pekanbaru - Akhir pekan tidak menjadi alasan bagi aparat teritorial untuk mengendurkan tugas dan tanggung jawabnya. Di saat sebagian masyarakat menikmati waktu libur bersama keluarga, Babinsa Koramil 06/Sukajadi Kodim 0301/Pekanbaru, Serma J. Tanjung justru tetap turun ke lapangan menjalankan tugas pembinaan wilayah di Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani, Minggu (21/6/2026).
Sejak pagi, Serma J. Tanjung memulai kegiatannya dari Posko Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Koramil 06/Sukajadi.
Setelah melakukan pengecekan kesiapsiagaan posko, ia kemudian melanjutkan patroli menggunakan sepeda motor dinas Babinsa untuk menyusuri sejumlah lahan yang dinilai rawan terjadinya Karhutla berdasarkan titik koordinat yang telah dipetakan.
Dengan medan berupa jalan tanah dan hamparan semak belukar, Serma J. Tanjung tetap menyusuri kawasan yang berpotensi menimbulkan kebakaran lahan.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah deteksi dini guna memastikan wilayah binaannya terbebas dari titik api, asap, maupun aktivitas pembakaran lahan.
Usai patroli, Serma J. Tanjung melanjutkan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga di salah satu kedai kopi di wilayah Sidomulyo Barat.
Dalam suasana santai dan penuh keakraban, ia berdiskusi dengan masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap bahaya Karhutla, serta mengajak warga untuk segera melapor apabila menemukan indikasi kebakaran di sekitar tempat tinggal mereka.
Menurut Serma J. Tanjung, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pencegahan bencana hingga membangun komunikasi yang baik dengan warga.
"Babinsa tidak hanya melakukan patroli dan pemantauan wilayah, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat untuk mendengar aspirasi, memberikan edukasi dan mengajak warga bersama-sama menjaga lingkungan. Pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian semua pihak, bukan hanya aparat," ujarnya.
Ia menegaskan patroli yang dilakukan secara rutin merupakan langkah antisipatif agar potensi Karhutla dapat dideteksi sejak dini dan tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.
Salah seorang warga Sidomulyo Barat, Nurdin mengapresiasi dedikasi Babinsa yang tetap aktif bertugas meskipun di hari libur.
"Kami salut dengan Pak Babinsa. Di hari Minggu beliau tetap turun ke lapangan, memantau wilayah dan menyempatkan diri duduk bersama warga. Kehadiran seperti ini membuat kami merasa diperhatikan dan semakin sadar pentingnya menjaga lingkungan agar terhindar dari kebakaran lahan," ungkap Nurdin,
Secara terpisah, Danramil 06/Sukajadi Kapten Inf Tayung Chaniago mengatakan bahwa tugas seorang Babinsa tidak mengenal hari libur, terutama dalam upaya pencegahan Karhutla yang menjadi perhatian bersama.
"Babinsa harus selalu hadir di wilayah binaannya, termasuk pada akhir pekan. Patroli Karhutla dan komunikasi sosial dengan masyarakat merupakan bagian penting dari pembinaan teritorial. Kehadiran anggota di lapangan bertujuan memastikan kondisi wilayah tetap aman, sekaligus mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap pencegahan kebakaran hutan dan lahan," ujar Kapten Tayung saat dihubungi media.
Menurutnya, pendekatan humanis yang dilakukan para Babinsa melalui komunikasi langsung dengan masyarakat menjadi kunci dalam membangun kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan.
"Karhutla tidak bisa dicegah oleh aparat saja. Dibutuhkan peran aktif masyarakat. Karena itu, Babinsa harus mampu menjadi motor penggerak, mengajak warga menjaga lingkungannya, dan membangun kewaspadaan bersama terhadap potensi kebakaran," tegas Danramil.
Editor :Pendam XIX