Babinsa Perkuat Deteksi Dini Karhutla Melalui Patroli dan Pemantauan Wilayah
Serka Parjo mengatakan patroli rutin terus dilakukan sebagai langkah deteksi dini sekaligus mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi terjadinya Karhutla.
Pekanbaru - Suasana kebersamaan antara aparat teritorial dan masyarakat tampak dalam sebuah kegiatan peninjauan wilayah binaan di kawasan pinggiran.
Mengendarai sepeda motor dinas, seorang Babinsa terlihat membonceng seorang warga menyusuri jalan tanah di tengah hamparan semak belukar dan pepohonan, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi gambaran nyata kedekatan Babinsa dengan masyarakat di wilayah binaannya. Tidak hanya menjalankan tugas pembinaan teritorial, Babinsa juga hadir untuk mendengar langsung keluhan warga, memantau kondisi lingkungan, serta mengetahui berbagai perkembangan yang terjadi di lapangan.
Di bawah cuaca yang cerah, keduanya tampak menyusuri jalan yang masih berupa tanah dan dikelilingi vegetasi lebat. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa sebagian wilayah masih memerlukan perhatian, baik dari sisi akses maupun pemantauan lingkungan secara berkala.
Serka Parjo mengatakan patroli rutin terus dilakukan sebagai langkah deteksi dini sekaligus mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi terjadinya Karhutla.
"Kami terus menyisir wilayah-wilayah yang berpotensi rawan Karhutla sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan. Meskipun saat ini tidak ditemukan hotspot, titik api, maupun titik asap, kewaspadaan harus tetap ditingkatkan karena cuaca panas dapat memicu terjadinya kebakaran sewaktu-waktu," ujarnya.
Secara terpisah, Danramil 06/Sukajadi Kapten Inf Tayung Chaniago mengatakan pihaknya terus mengoptimalkan patroli dan sosialisasi pencegahan Karhutla melalui peran aktif para Babinsa di wilayah binaan.
"Walaupun kondisi di lapangan masih aman dan tidak ditemukan titik api maupun hotspot, patroli dan sosialisasi tetap harus dilaksanakan secara rutin. Pencegahan lebih penting daripada penanganan. Karena itu, kami menginstruksikan seluruh Babinsa untuk aktif melakukan pemantauan dan mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar," kata Tayung.
Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan Karhutla membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat.
Editor :Pendam XIX