Patroli Terpadu Babinsa-MPA Berhasil Jaga Kawasan Okura, Hotspot dan Titik Api Nihil
Patroli dilakukan dengan menyusuri sejumlah titik yang berpotensi mengalami kebakaran akibat kondisi cuaca panas dan lahan yang mudah terbakar.
Pekanbaru – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan secara intensif oleh aparat kewilayahan bersama unsur masyarakat di wilayah Kota Pekanbaru.
Dalam rangka mengantisipasi munculnya titik api pada musim kemarau, Babinsa Kelurahan Tebing Tinggi Okura Koramil 04/Limapuluh Kodim 0301/Pekanbaru, Serma Ucok A. Hasibuan, bersama anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) melaksanakan patroli dan sosialisasi Karhutla di kawasan rawan kebakaran yang berada di Jalan Raja Panjang Okura, Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Timur, Sabtu (20/06/2026).
Patroli dilakukan dengan menyusuri sejumlah titik yang berpotensi mengalami kebakaran akibat kondisi cuaca panas dan lahan yang mudah terbakar.
Selain melakukan pemantauan lapangan, personel juga menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat sekitar agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya api yang dapat berkembang menjadi kebakaran besar.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa menegaskan bahwa pencegahan merupakan langkah paling efektif dalam mengatasi Karhutla. Oleh karena itu, keterlibatan seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga lingkungan tetap aman dari ancaman kebakaran yang dapat merugikan banyak pihak, baik dari segi kesehatan, lingkungan, maupun perekonomian masyarakat.
Serma Ucok A. Hasibuan juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada aparat terkait apabila menemukan adanya indikasi titik api, asap, maupun aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Langkah cepat dalam pelaporan akan memudahkan petugas melakukan penanganan sebelum api meluas dan sulit dikendalikan.
Patroli yang melibatkan satu personel TNI dan satu anggota MPA tersebut dilaksanakan dengan menggunakan satu unit sepeda motor patroli guna menjangkau area-area rawan yang sulit diakses kendaraan besar. Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar serta menyasar lokasi yang selama ini menjadi perhatian dalam upaya mitigasi Karhutla di wilayah Tebing Tinggi Okura.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan pada koordinat Lat 0.585142° dan Long 101.509087°, tidak ditemukan adanya hotspot, titik api maupun titik asap. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa wilayah patroli masih dalam keadaan aman dan terkendali.
Melalui kegiatan patroli rutin dan sosialisasi yang terus digencarkan, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla semakin meningkat. Sinergi antara Babinsa, MPA, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kawasan Tebing Tinggi Okura tetap bebas dari kebakaran hutan dan lahan serta mendukung terwujudnya lingkungan yang sehat, aman, dan lestari bagi generasi mendatang.
Editor :Pendam XIX