Patroli Karhutla Diperketat, Koramil Minas Sisir Sungai Selodang
SUNGAI MANDAU, SIAK – Koramil 03/Minas terus memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengerahkan patroli terpadu di wilayah rawan kebakaran. Pada Kamis (25/6/2026), Babinsa Koramil 03/Minas, Serma Risman Girsang, bersama masyarakat menyisir kawasan RT 01 RW 02 Dusun Bumi Kaut, Kampung Sungai Selodang, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak.
Patroli dilakukan di tengah cuaca cerah yang berpotensi meningkatkan risiko munculnya titik api. Tim gabungan yang terdiri dari satu personel TNI dan tiga warga setempat bergerak menelusuri sejumlah area yang dinilai rawan terbakar untuk memastikan kondisi lapangan tetap aman.
Selama patroli berlangsung, petugas tidak menemukan adanya titik api maupun kepulan asap yang mengindikasikan kebakaran lahan. Hasil tersebut menjadi indikator bahwa kondisi wilayah masih terkendali meskipun pengawasan terus diperketat.
Serma Risman Girsang mengatakan patroli rutin menjadi langkah penting untuk mendeteksi potensi kebakaran sejak dini sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat.
“Kami terus mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pencegahan harus dilakukan bersama agar potensi karhutla dapat ditekan sejak awal,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam patroli lapangan menjadi faktor penting dalam menjaga wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Selain memantau kondisi kawasan, tim juga memberikan edukasi kepada warga terkait dampak karhutla terhadap kesehatan, lingkungan, dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Patroli menyasar sejumlah titik yang selama ini masuk dalam area pengawasan Koramil 03/Minas. Tim memanfaatkan pemantauan langsung di lapangan untuk memastikan tidak ada aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama pada intensitas musim panas yang cukup tinggi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan yang dilakukan aparat kewilayahan bersama masyarakat dalam mengantisipasi karhutla di Kabupaten Siak. Langkah preventif dinilai lebih efektif dibandingkan penanganan setelah kebakaran terjadi.
Hingga patroli berakhir, situasi di Kampung Sungai Selodang terpantau aman dan kondusif. Tidak ada proses pemadaman maupun pendinginan yang dilakukan karena tidak ditemukannya titik api di lokasi patroli. Pengawasan rutin akan terus dilaksanakan untuk memastikan wilayah Sungai Mandau tetap terbebas dari ancaman karhutla.
Editor :Tim Sigapnews
Source : KORAMIL 03/MINAS