KOMISI X DPR RI LAKUKAN KUNKER RESES KE KABUPATEN SIAK, BAHAS PENGUATAN DIKBUD,RISET DAN LITERASI.
Siak, 22 Juli 2026 – Komisi X DPR RI melaksanakan Kunjungan Kerja Reses Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 ke Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Rabu (22/7/2026). Rombongan yang dipimpin Ketua Komisi X DPR RI, Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP, beserta anggota Komisi X dan perwakilan kementerian/lembaga mitra kerja diterima oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Siak. Turut hadir menyambut rombongan, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0322/Walikota Siak Inf. Indra Mangaratua Samosir mewakili Dandim 0322/Siak.
Kunjungan kerja tersebut bertujuan menghimpun data faktual serta menyerap aspirasi daerah di bidang pendidikan, kebudayaan, pemuda, olahraga, perpustakaan, penelitian, inovasi, dan statistik sebagai bahan penyusunan kebijakan nasional. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan Komisi X DPR RI terhadap implementasi berbagai kebijakan pemerintah di daerah.
Dalam pemaparannya, Komisi X DPR RI menyampaikan perkembangan pembahasan Revisi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas). Beberapa substansi penting yang menjadi perhatian meliputi usulan wajib belajar 13 tahun tanpa biaya, penguatan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan, pemerataan akses pendidikan, transformasi digital, pendidikan inklusif, perlindungan peserta didik dari kekerasan, serta peningkatan mutu pendidikan nasional.
Selain itu nasional, Komisi X DPR RI juga memaparkan perkembangan pembahasan Revisi Undang-Undang Statistik guna memperkuat tata kelola statistik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pembangunan.
Komisi X DPR RI memberikan apresiasi terhadap pencapaian sektor pendidikan di Kabupaten Siak yang memiliki rata-rata lama sekolah di atas rata-rata nasional. Pemerintah Kabupaten Siak didorong untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, memperluas akses pendidikan, memperkuat budaya literasi, serta mengoptimalkan transformasi digital di lingkungan pendidikan.
Di bidang kebudayaan, Kabupaten Siak dinilai memiliki potensi besar melalui kekayaan sejarah dan budaya Melayu yang menjadi identitas bangsa. Pelestarian cagar budaya, manuskrip Melayu, seni tradisi, serta warisan budaya tak benda diharapkan terus diperkuat sebagai bagian dari pembangunan karakter dan pengembangan pariwisata budaya.
Melalui kunjungan kerja reses ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan sumber daya manusia yang unggul melalui penguatan sektor pendidikan, kebudayaan, penelitian, inovasi, kepemudaan, olahraga, dan literasi di Kabupaten Siak.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Penerangan Kodim 0322/Siak