Babinsa Sisir Wilayah Rawan Karhutla, Bangun Kesadaran Warga Lewat Patroli Lapangan
Dengan menggunakan sepeda motor, Babinsa menelusuri jalur tanah dan area perkebunan yang sulit dijangkau kendaraan roda empat.
Pekanbaru - Menyasar langsung titik-titik rawan kebakaran, Babinsa Koramil 06/Sukajadi Kodim 0301/Pekanbaru, Pelda Misbahudin melakukan patroli dan pemantauan wilayah di Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Binawidya, Kamis (23/7/2026).
Dengan menggunakan sepeda motor, Babinsa menelusuri jalur tanah dan area perkebunan yang sulit dijangkau kendaraan roda empat. Medan yang tidak rata dan dikelilingi vegetasi lebat tidak menghalangi upaya pemantauan yang dilakukan guna memastikan kondisi lahan tetap aman dari potensi kebakaran.
Tak hanya melakukan pengawasan, Pelda Misbahudin juga berhenti di sejumlah titik untuk berinteraksi dengan warga yang ditemui di lokasi. Ia menggali informasi terkait kondisi lingkungan sekaligus mengingatkan pentingnya tidak membuka lahan dengan cara dibakar.
“Patroli ini bukan sekadar rutinitas, tapi langkah langsung untuk memastikan wilayah tetap aman. Kami juga mengajak warga ikut berperan aktif menjaga lingkungan,” ujarnya di sela kegiatan.
Menurut Misbahudin, kehadiran Babinsa di lapangan menjadi bagian dari deteksi dini, terutama di wilayah yang memiliki potensi tinggi terjadinya karhutla.
Ujang, warga yang ditemui di lokasi patroli mengakui bahwa kehadiran aparat secara langsung memberikan dampak positif. Selain meningkatkan kewaspadaan, kegiatan tersebut juga memperkuat komunikasi antara masyarakat dan aparat di lapangan.
“Kalau Babinsa turun langsung seperti ini, kami jadi lebih sadar dan hati-hati. Apalagi soal pembakaran lahan, sekarang lebih diperhatikan,” ungkapnya.
Terpisah, Danramil 06/Sukajadi, Kapten Inf Tayung, saat ditemui di ruang kerja menegaskan bahwa patroli lapangan merupakan langkah konkret yang terus dioptimalkan dalam pencegahan karhutla.
“Kami tekankan kepada Babinsa untuk tidak hanya menyampaikan imbauan, tetapi benar-benar hadir dan melakukan pemantauan langsung di wilayah binaan, khususnya daerah rawan,” jelasnya.
Ia menambahkan pendekatan langsung di lapangan dinilai lebih efektif dalam membangun kesadaran masyarakat sekaligus mencegah potensi kebakaran sebelum terjadi.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 06 Sukajadi