Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Babinsa Koramil 05/Sail Dukung Peningkatan Kesehatan Masyarakat
Babinsa Koramil 05/Sail Kodim 0301/Pekanbaru, Serda Dwi H. Adi dan Koptu M. Hidayat, hadir mewakili Danramil 05/Sail.
Pekanbaru – Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Tidak hanya tenaga kesehatan, tetapi juga pemerintah, aparat kewilayahan, kader kesehatan dan masyarakat harus berjalan bersama untuk menjawab berbagai persoalan kesehatan di lingkungan.
Semangat kolaborasi tersebut terlihat dalam kegiatan Lokakarya Mini (Lokmin) Lintas Sektor Triwulan III Tahun 2026 yang digelar di Aula Puskesmas Tenayan Raya, Jalan Budi Luhur, Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru, Senin (7/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Koramil 05/Sail Kodim 0301/Pekanbaru, Serda Dwi H. Adi dan Koptu M. Hidayat, hadir mewakili Danramil 05/Sail. Kehadiran Babinsa menjadi bentuk dukungan TNI terhadap program kesehatan sekaligus memperkuat koordinasi dengan seluruh unsur terkait di wilayah Kecamatan Kulim.
Lokmin lintas sektor menjadi forum bersama untuk mengevaluasi capaian program kesehatan sekaligus mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat. Sejumlah isu dibahas, mulai dari kesehatan ibu dan anak, imunisasi, pencegahan penyakit menular, kebersihan lingkungan, hingga kondisi cuaca dan kabut asap yang mulai muncul di sejumlah wilayah Provinsi Riau.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Kulim Fajri Adha, S.I.P., M.IP., Kapolsek Tenayan Raya yang diwakili Ipda Hasanudin, Kepala Puskesmas Tenayan Raya beserta jajaran, Kabid Kepesertaan BPJS, para lurah se-Kecamatan Kulim, Ketua LPM Kecamatan Kulim, para Babinsa dan Bhabinkamtibmas se-Kecamatan Kulim, serta kader PKK dan Posyandu.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh protokol dan pembacaan doa, kemudian dilanjutkan sambutan Kepala Puskesmas Tenayan Raya Mely Afni L., SKM., MKM. Selanjutnya, Camat Kulim Fajri Adha, S.STP., M.Si., memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan.
Pada sesi pembahasan, peserta mendapatkan pemaparan mengenai capaian kinerja program kesehatan serta berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian dan penanganan bersama.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah peningkatan cakupan imunisasi bagi bayi, anak dan balita. Imunisasi dinilai menjadi langkah penting untuk memberikan perlindungan kepada anak dari berbagai penyakit yang dapat mengganggu kesehatan dan tumbuh kembang.
Edukasi mengenai pentingnya imunisasi juga dinilai perlu diperluas hingga lingkungan pendidikan, termasuk sekolah tingkat SD dan SMP. Kolaborasi antara Puskesmas, sekolah, pemerintah kecamatan dan kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta kader kesehatan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memberikan perlindungan kesehatan sejak dini.
Selain imunisasi, persoalan kebersihan lingkungan dan pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) turut menjadi perhatian. Genangan air dan lingkungan yang tidak terawat dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab DBD.
Karena itu, pemberantasan sarang nyamuk membutuhkan keterlibatan semua pihak. Masyarakat diharapkan tidak hanya mengandalkan petugas kesehatan, tetapi turut menjaga kebersihan lingkungan, menghilangkan genangan air dan memastikan lingkungan tempat tinggal tetap bersih serta sehat.
Pembahasan juga menyoroti penyakit campak yang masih kerap dianggap sepele oleh sebagian masyarakat. Padahal, penyakit tersebut dapat menimbulkan komplikasi apabila tidak dicegah dan ditangani dengan baik. Peningkatan edukasi dan kesadaran masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahannya.
Tidak kalah penting, perhatian juga diberikan terhadap kesehatan ibu hamil, tumbuh kembang anak serta pentingnya pemberian Air Susu Ibu (ASI). Pemantauan kesehatan sejak masa kehamilan hingga masa pertumbuhan anak menjadi langkah penting dalam mendukung lahirnya generasi yang sehat dan berkualitas.
Untuk mendukung kebutuhan masyarakat, Puskesmas Tenayan Raya juga menyediakan sejumlah layanan kesehatan, di antaranya pelayanan fisioterapi dan pemeriksaan laboratorium. Kehadiran layanan tersebut diharapkan semakin memudahkan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.
Dalam kegiatan itu, kondisi cuaca dan munculnya kabut asap di sejumlah wilayah Provinsi Riau juga menjadi perhatian. Kondisi tersebut perlu diantisipasi karena dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak, lansia dan kelompok masyarakat yang rentan.
Melalui kegiatan Lokmin lintas sektor ini, seluruh unsur di Kecamatan Kulim diharapkan memiliki langkah yang sejalan dalam menghadapi berbagai persoalan kesehatan di wilayah. Sinergi yang kuat antara pemerintah, TNI-Polri, tenaga kesehatan, kader dan masyarakat menjadi modal penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat.
Bagi Babinsa, keterlibatan dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dengan seluruh komponen masyarakat. Dengan koordinasi yang terjalin baik, berbagai persoalan di lapangan diharapkan dapat diketahui lebih cepat dan ditindaklanjuti secara bersama-sama demi kepentingan masyarakat.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 05 Sail