Dari Sumur Bor untuk Kesiapsiagaan, Babinsa Kodim 0301/Pekanbaru Perkuat Antisipasi Karhutla
Babinsa Kelurahan Bandarraya Koramil 03/Senapelan Kodim 0301/Pekanbaru, Sertu Muslim Ritonga, dengan membantu menyediakan sumber air melalui pengeboran sumur bor di Jalan Sidorukun Ujung RT 007/RW 002, Kelurahan Bandarraya
Pekanbaru – Mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak selalu harus menunggu api muncul. Langkah antisipasi sejak dini menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan, terutama di tengah kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.
Upaya tersebut dilakukan Babinsa Kelurahan Bandarraya Koramil 03/Senapelan Kodim 0301/Pekanbaru, Sertu Muslim Ritonga, dengan membantu menyediakan sumber air melalui pengeboran sumur bor di Jalan Sidorukun Ujung RT 007/RW 002, Kelurahan Bandarraya,
Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Minggu (6/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut dilakukan bersama Ketua RT 007/RW 002, Roy Harianja, dan masyarakat setempat. Pengeboran dilakukan hingga mencapai kedalaman sekitar 56 meter dan berhasil menghasilkan satu titik sumur bor.
Sumber air tersebut diperkirakan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan di sekitar lokasi dengan jangkauan kurang lebih 100 meter dari titik sumur. Keberadaannya diharapkan menjadi salah satu sarana pendukung apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran lahan di lingkungan sekitar.
Bagi masyarakat, tersedianya sumber air bukan sekadar fasilitas tambahan. Lebih dari itu, sumur bor menjadi bagian dari kesiapsiagaan bersama untuk menghadapi ancaman karhutla.
Babinsa Sertu Muslim Ritonga mengatakan, langkah penyediaan sumber air ini merupakan bentuk antisipasi agar masyarakat memiliki sarana yang dapat digunakan ketika menghadapi kondisi darurat.
“Pencegahan lebih baik daripada menunggu api terjadi. Dengan adanya sumber air ini, kita berharap masyarakat lebih siap dan dapat melakukan tindakan awal apabila ditemukan potensi kebakaran,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kepulan asap.
Langkah yang dilakukan Babinsa bersama warga tersebut menunjukkan bahwa upaya pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan semua pihak. TNI melalui Babinsa hadir tidak hanya saat terjadi bencana, tetapi juga mendorong masyarakat membangun kesiapsiagaan sebelum ancaman itu datang.
Dengan tersedianya sumber air di lingkungan permukiman, diharapkan penanganan awal terhadap potensi kebakaran dapat dilakukan lebih cepat. Langkah kecil yang dilakukan bersama tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan dan melindungi masyarakat dari dampak karhutla.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 03 Senapelan