Tanpa Sekat, Babinsa Jhoni Berbaur dengan Pemuda di Warung Pagi
Babinsa Koramil 06/Sukajadi Kodim 0301/Pekanbaru, Sertu Jhoni Janan duduk berbaur bersama para pemuda sambil menikmati suasana pagi.
Pekanbaru - Suasana santai terlihat di salah satu warung sarapan pagi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Pulau Karomah, Kecamatan Sukajadi, Senin (7/9/2026).
Di teras semi outdoor, Babinsa Koramil 06/Sukajadi Kodim 0301/Pekanbaru, Sertu Jhoni Janan duduk berbaur bersama para pemuda sambil menikmati suasana pagi.
Tidak tampak suasana formal dalam pertemuan tersebut. Mengenakan seragam loreng, Sertu Jhoni duduk satu meja dengan dua pemuda yang mengenakan kaos hitam serta seorang warga lainnya. Obrolan berlangsung santai dan akrab, layaknya percakapan sehari-hari di warung.
Di atas meja tampak beberapa gelas minuman, air putih, kotak rokok, asbak, telepon genggam, kunci serta tempat saus. Sesekali Sertu Jhoni mengangkat tangan kanannya saat menjelaskan sesuatu, sementara para pemuda menyimak dan memberikan tanggapan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komunikasi sosial (Komsos) Babinsa dengan masyarakat di wilayah binaannya. Pendekatan informal melalui warung dinilai menjadi cara efektif untuk menciptakan komunikasi yang lebih dekat sekaligus menyerap informasi mengenai kondisi lingkungan.
Sertu Jhoni Janan mengatakan Komsos tidak harus selalu dilakukan dalam suasana resmi. Menurutnya, duduk bersama masyarakat di tempat mereka biasa berkumpul justru membuat komunikasi lebih cair dan terbuka.
"Kami sengaja berbaur dengan warga dan pemuda seperti ini. Dengan duduk bersama dan ngobrol santai, komunikasi menjadi lebih dekat. Dari pembicaraan seperti ini kita bisa mengetahui kondisi lingkungan sekaligus menyerap informasi dan aspirasi masyarakat," ujarnya.
Babinsa Kelurahan Pulau Karomah mengajak para pemuda ikut berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, serta membangun hubungan yang baik antar warga.
Menurut Jhoni, komunikasi yang terjalin secara rutin juga menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu kondusivitas wilayah.
"Kalau ada persoalan atau sesuatu yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, jangan ragu untuk berkomunikasi dan menyampaikannya. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan bisa dicegah sejak awal," katanya.
Di tempat terpisah, Danramil 06/Sukajadi Kapten Inf Tayung, saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan Komsos merupakan salah satu sarana penting bagi Babinsa dalam membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.
"Babinsa harus mampu membangun komunikasi dengan seluruh lapisan masyarakat. Tidak harus selalu melalui forum resmi. Ketika Babinsa duduk bersama warga di warung, itu juga merupakan bagian dari Komsos selama komunikasi yang dilakukan memberikan manfaat bagi pembinaan wilayah," ujar Kapten Inf Tayung.
Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat akan memudahkan Babinsa mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaan. Berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat diharapkan dapat diketahui lebih awal sehingga dapat segera dikoordinasikan dengan pihak terkait.
Danramil juga mengapresiasi pendekatan yang dilakukan Sertu Jhoni Janan dengan menyambangi ruang-ruang interaksi masyarakat. Menurutnya, pembinaan teritorial dapat dilakukan secara sederhana, namun tetap memberikan dampak besar dalam membangun kepercayaan antara aparat kewilayahan dan masyarakat.
"Kita ingin Babinsa benar-benar hadir di tengah masyarakat, bukan hanya secara fisik, tetapi juga mampu menjadi tempat warga menyampaikan informasi dan persoalan. Kedekatan seperti ini penting untuk membangun kepercayaan," tuturnya.
Ia berharap komunikasi antara Babinsa dan para pemuda terus dipelihara. Pemuda, katanya, dapat menjadi mitra penting dalam menjaga keamanan, ketertiban dan keharmonisan lingkungan.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 06 Sukajadi