Cegah Karhutla Sejak Dini, Babinsa dan MPA Patroli di Wilayah Tenayan Raya
Pada Kamis, 3 September 2026, Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya, Serma Herman, turun langsung melaksanakan patroli dan sosialisasi pencegahan karhutla di sejumlah wilayah yang dinilai perlu mendapat perhatian.
Pekanbaru – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan jajaran Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru. Tidak menunggu api muncul, langkah pencegahan dilakukan sejak dini melalui patroli sekaligus mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan.
Pada Kamis, 3 September 2026, Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya, Serma Herman, turun langsung melaksanakan patroli dan sosialisasi pencegahan karhutla di sejumlah wilayah yang dinilai perlu mendapat perhatian. Kegiatan tersebut menyasar kawasan Kelurahan Tuah Negeri dan Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.
Bersama tiga orang anggota Masyarakat Peduli Api (MPA), Serma Herman menyusuri sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman. Patroli dilakukan sebagai langkah deteksi dini sekaligus sarana untuk mengingatkan warga agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.
Ada empat jalur yang menjadi rute pemantauan. Patroli diawali dari Jalan Abdul Rahmad Wahid RT 04/RW 03, Kelurahan Tuah Negeri, kemudian dilanjutkan menuju Jalan Budi Luhur RT 01/RW 07, Kelurahan Industri Tenayan.
Penyisiran selanjutnya dilakukan di Jalan Badak Ujung RT 02/RW 04 dan Jalan Budi Agung RT 03/RW 02, Kelurahan Tuah Negeri. Dengan menggunakan satu unit sepeda motor, personel bergerak menyusuri kawasan yang menjadi sasaran pemantauan.
Hasil patroli menunjukkan kondisi wilayah dalam keadaan aman. Tidak ditemukan hotspot, titik api maupun titik asap di sepanjang jalur yang dipantau.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak membuat kewaspadaan diturunkan. Bagi Babinsa dan MPA, pencegahan tetap harus dilakukan secara rutin karena kebakaran lahan dapat bermula dari hal sederhana dan berkembang dengan cepat, terutama ketika kondisi lingkungan kering.
Selain melakukan pemantauan, Serma Herman juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Warga diingatkan agar tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada aparat apabila melihat adanya asap atau indikasi kebakaran.
Kehadiran Babinsa bersama MPA menjadi gambaran bahwa menjaga wilayah dari ancaman karhutla bukan hanya tugas aparat. Masyarakat memiliki peran penting melalui kepedulian, pengawasan lingkungan dan kecepatan dalam memberikan informasi ketika menemukan potensi kebakaran.
Patroli tersebut pun menjadi bagian dari komitmen Koramil 07/Tenayan Raya dalam memperkuat pencegahan karhutla melalui patroli, deteksi dini, sosialisasi dan sinergi bersama masyarakat.
Dengan langkah sederhana seperti rutin memantau lingkungan dan tidak sembarangan menggunakan api, potensi kebakaran dapat ditekan sejak awal.
Sebelum api membesar, pencegahan harus lebih dulu bergerak. Tenayan Raya dijaga, lingkungan dilindungi, dan keselamatan masyarakat menjadi perhatian bersama.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 07 Tenayan Raya