Ngobrol Santai di Warung, Babinsa Rantau Panjang Ajak Warga Waspada Karhutla
Babinsa Kelurahan Rantau Panjang, Sertu Wahyu Suseno, personel Koramil 08/Rumbai Barat Kodim 0301/Pekanbaru terlihat duduk bersama beberapa warga sambil berbincang santai.
Pekanbaru - Suasana santai di sebuah warung di Jalan Tengku Mahmud, RT 03/RW 01, Kelurahan Rantau Panjang, Kecamatan Rumbai Barat, Kamis (3/9/2026), menjadi kesempatan bagi Babinsa untuk berkomunikasi langsung dengan warga.
Babinsa Kelurahan Rantau Panjang, Sertu Wahyu Suseno, personel Koramil 08/Rumbai Barat Kodim 0301/Pekanbaru terlihat duduk bersama beberapa warga sambil berbincang santai.
Di tengah suasana akrab tersebut, ia menyampaikan sejumlah pesan terkait kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), terutama saat musim kemarau.
Komsos yang berlangsung sekitar pukul 09.15 WIB itu diikuti Sertu Wahyu Suseno bersama sejumlah warga Kelurahan Rantau Panjang. Pembicaraan berlangsung secara informal, namun tetap membahas persoalan yang penting bagi keamanan lingkungan.
Sertu Wahyu Suseno mengatakan komunikasi dengan warga tidak harus selalu dilakukan dalam suasana formal. Menurutnya, warung menjadi salah satu tempat yang efektif untuk menjalin kedekatan sekaligus menyampaikan imbauan kepada masyarakat.
"Kalau kita duduk bersama seperti ini, suasananya lebih santai dan warga juga lebih leluasa menyampaikan kondisi di lingkungannya. Dari obrolan seperti ini kita bisa saling mengingatkan, termasuk soal bahaya kebakaran lahan," ujarnya.
Wahyu meminta masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan selama musim kemarau. Rumput dan semak yang mengering dapat dengan mudah terbakar apabila terkena sumber api.
"Kami mengingatkan masyarakat supaya tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Jangan pula membuang benda yang dapat memicu api sembarangan. Kalau melihat ada kebakaran, sekecil apa pun, segera laporkan kepada Babinsa atau pihak terkait agar bisa cepat ditangani," katanya.
Menurut Babinsa Kelurahan Rantau Panjang, pencegahan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas. Peran masyarakat sangat penting karena warga merupakan pihak yang paling dekat dengan lingkungan tempat tinggalnya.
Wahyu juga mengajak warga untuk saling mengingatkan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Dengan kepedulian bersama, potensi kebakaran di wilayah permukiman maupun lahan kosong dapat diminimalkan.
Danramil 08/Rumbai Barat, Kapten Inf Simon Petrus Ginting, saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan kegiatan Komsos merupakan salah satu cara Babinsa membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat di wilayah binaan.
"Babinsa memang kita dorong untuk selalu dekat dengan masyarakat. Tidak harus menunggu ada kejadian, tetapi bagaimana Babinsa bisa hadir, mendengar dan memberikan imbauan sebelum persoalan terjadi," ujar Kapten Inf Simon.
Ia menilai pendekatan humanis melalui komunikasi langsung seperti berbincang bersama warga dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan.
"Musim kemarau perlu menjadi perhatian bersama. Kami mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Jika menemukan titik api atau kebakaran, segera informasikan kepada Babinsa sehingga dapat dikoordinasikan dengan pihak terkait," katanya.
Kapten Inf Simon menambahkan sinergi antara Babinsa dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga wilayah tetap aman dan kondusif. Menurutnya, informasi cepat dari masyarakat dapat mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran.
Kegiatan Komsos tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Setelah menyampaikan imbauan, Babinsa kembali berbincang dengan warga mengenai kondisi lingkungan sekitar.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 08 Rumbai Barat