Jaga Okura dari Kepungan Api, Serma Ucok A Hsb Turun Langsung Patroli Karhutla Bersama MPA
Patroli tersebut dilaksanakan pada Selasa, 1 September 2026 sekitar pukul 11.30 WIB, dengan menyasar kawasan Jalan Padat Karya, Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Timur, Kota Pekanbaru
Pekanbaru – Upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan jajaran TNI di wilayah Kota Pekanbaru. Tidak menunggu munculnya titik api, Babinsa Kelurahan Tebing Tinggi Okura Koramil 04/Lph Kodim 0301/Pekanbaru, Serma Ucok A Hsb, bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) turun langsung melakukan patroli dan sosialisasi Karhutla di wilayah yang dinilai rawan terbakar.
Patroli tersebut dilaksanakan pada Selasa, 1 September 2026 sekitar pukul 11.30 WIB, dengan menyasar kawasan Jalan Padat Karya, Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Timur, Kota Pekanbaru.
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preventif untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Dengan menggunakan sepeda motor, Serma Ucok A Hsb bersama satu personel MPA menyusuri kawasan yang memiliki potensi terjadinya Karhutla. Selain melakukan pemantauan kondisi lahan, Babinsa juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya Karhutla serta dampak yang dapat ditimbulkan apabila kebakaran terjadi dan tidak segera ditangani.
Dalam kesempatan tersebut, masyarakat diingatkan untuk tidak sembarangan membakar lahan maupun membuang benda yang dapat menjadi sumber api. Terlebih saat kondisi lingkungan rawan kering, api kecil sekalipun dapat dengan cepat membesar dan merambat ke area lainnya.
“Pencegahan jauh lebih baik daripada harus menunggu api membesar. Karena itu, patroli dan pemantauan secara rutin menjadi langkah penting untuk mendeteksi potensi kebakaran sejak dini,” demikian semangat yang dikedepankan dalam kegiatan tersebut.
Patroli kali ini juga menunjukkan bahwa sinergi antara Babinsa dan MPA menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga wilayah dari ancaman Karhutla. Kehadiran aparat di lapangan bukan hanya untuk melakukan pemantauan, tetapi juga membangun komunikasi dengan masyarakat agar bersama-sama memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
Dari hasil pemantauan di lokasi, kondisi wilayah terpantau aman dan kondusif. Petugas tidak menemukan adanya hotspot, titik api maupun titik asap.
Hasil pemantauan tersebut mencatat hotspot nihil, titik api nihil dan titik asap nihil.
Patroli dilaksanakan pada titik koordinat 0.580215° Lintang dan 101.483893° Bujur.
Meski tidak ditemukan adanya titik api, patroli tetap menjadi langkah penting karena ancaman Karhutla tidak boleh dianggap remeh. Pemantauan secara rutin dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan sekaligus memastikan apabila terdapat indikasi awal kebakaran dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.
Serma Ucok A Hsb menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mencegah Karhutla. Menurutnya, menjaga lingkungan dari kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.
Melalui patroli dan sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga potensi terjadinya Karhutla di wilayah Kelurahan Tebing Tinggi Okura dan Kecamatan Rumbai Timur dapat ditekan.
Kegiatan tersebut melibatkan 1 personel TNI dan 1 personel MPA, dengan menggunakan 1 unit sepeda motor sebagai sarana patroli.
Langkah kecil di lapangan menjadi benteng awal mencegah bencana besar. Babinsa dan MPA terus bergerak, memastikan wilayah Okura tetap aman dari ancaman api.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 04 Limapuluh