Forum RW/RT Rejosari Bahas Aspirasi Warga, Perkuat Sinergi Pembangunan dari Tingkat Bawah
Babinsa Kelurahan Rejosari Serda Yusup Gunawan dari Koramil 07/Tenayan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Rejosari Ifda Raja Siregar, para ketua RW dan RT se-Kelurahan Rejosari, tokoh masyarakat, serta kader PKK dan Posyandu.
Pekanbaru – Semangat membangun wilayah dari tingkat paling bawah terus digaungkan di Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Forum RW/RT Kelurahan Rejosari menggelar rapat koordinasi sebagai wadah untuk menyerap, menghimpun, sekaligus membahas berbagai aspirasi masyarakat terkait kebutuhan dan prioritas pembangunan di lingkungan masing-masing.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Rejosari, Jalan Pendopo, RW 07, RT 02, Rabu (2/9/2026), mulai pukul 14.00 WIB tersebut dihadiri Lurah Rejosari Ilf Saefulloh, S.TP., J.B.S., Ketua Forum RW/RT Kelurahan Rejosari Prof. Dr. H. Syafriaadi, S.H., M.H., Babinsa Kelurahan Rejosari Serda Yusup Gunawan dari Koramil 07/Tenayan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Rejosari Ifda Raja Siregar, para ketua RW dan RT se-Kelurahan Rejosari, tokoh masyarakat, serta kader PKK dan Posyandu.
Rapat koordinasi tersebut tidak sekadar menjadi agenda rutin. Pertemuan dimanfaatkan sebagai ruang bersama untuk memetakan kebutuhan masyarakat secara lebih terarah, sehingga berbagai usulan pembangunan yang berasal dari tingkat RT dan RW dapat dibahas berdasarkan skala prioritas.
Ketua Forum RW/RT Kelurahan Rejosari Prof. Dr. H. Syafriaadi, S.H., M.H., membuka kegiatan sekaligus memaparkan sejumlah usulan yang sebelumnya telah disampaikan masyarakat melalui masing-masing RW.
Dalam arahannya, Lurah Rejosari Ilf Saefulloh menekankan pentingnya koordinasi dalam setiap pembahasan rencana pembangunan. Menurutnya, setiap usulan yang disampaikan harus benar-benar mengacu pada kebutuhan dan kepentingan masyarakat, terutama program yang memiliki tingkat urgensi tinggi dan perlu mendapat perhatian lebih dahulu.
Ia juga mengingatkan agar setiap wilayah memiliki skala prioritas yang jelas. Koordinasi antarr RW dan RT dinilai penting untuk menghindari adanya pengajuan program yang sama maupun tumpang tindih antarwilayah.
Dengan perencanaan yang terkoordinasi, pembangunan diharapkan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kelurahan Rejosari.
Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam forum tersebut turut memperkuat sinergi tiga pilar di tingkat kelurahan. Pemerintah, aparat kewilayahan, dan masyarakat bersama-sama didorong untuk mengawal berbagai aspirasi yang berkaitan dengan kepentingan publik.
Babinsa Kelurahan Rejosari Serda Yusup Gunawan juga menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara masyarakat dan unsur kewilayahan. Kehadiran Babinsa di tengah forum diharapkan dapat mendukung terciptanya koordinasi yang baik serta menjaga suasana tetap aman dan kondusif selama proses pembahasan pembangunan berlangsung.
Forum RW/RT Kelurahan Rejosari menegaskan bahwa komunikasi menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang berasal dari tingkat RT dan RW dapat disampaikan secara terstruktur, dibahas secara terbuka, kemudian diteruskan melalui mekanisme perencanaan pembangunan yang berlaku.
Rapat yang berlangsung hingga pukul 15.45 WIB tersebut berjalan aman, tertib dan kondusif. Pertemuan ini sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan bukan hanya tentang membangun infrastruktur, tetapi juga membangun komunikasi, kebersamaan, dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.
Dari Kelurahan Rejosari, semangat itu terus dijaga: setiap aspirasi warga harus memiliki ruang untuk didengar, dibahas, dan diperjuangkan agar dapat menjadi bagian dari pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 07 Tenayan Raya