Babinsa dan MPA Patroli Bersama, Cegah Karhutla Sejak Dini
Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru, Sertu S. Hermanto, bersama dua personel Masyarakat Peduli Api (MPA) saat melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi pencegahan Karhutla
Pekanbaru – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak harus menunggu api muncul untuk diantisipasi. Kesadaran dan kewaspadaan masyarakat perlu dibangun sejak dini agar percikan kecil tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar.
Semangat tersebut ditunjukkan Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru, Sertu S. Hermanto, bersama dua personel Masyarakat Peduli Api (MPA) saat melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi pencegahan Karhutla di wilayah Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Sabtu (5/9/2026).
Patroli menyasar sejumlah lokasi yang dinilai perlu mendapat perhatian, di antaranya Jalan Matoa dan Jalan Gajah Mada. Dengan menggunakan satu unit sepeda motor, Sertu S. Hermanto bersama personel MPA menyusuri wilayah untuk memantau kondisi lingkungan sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.
Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga diajak untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga diingatkan agar segera melaporkan kepada aparat atau pihak terkait apabila menemukan titik api, kepulan asap, maupun indikasi lain yang mengarah pada terjadinya Karhutla.
Dari hasil pemantauan, kondisi wilayah yang dilalui patroli terpantau aman. Tidak ditemukan hotspot, titik api maupun titik asap selama kegiatan berlangsung.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak membuat kewaspadaan diturunkan. Patroli dan sosialisasi tetap perlu dilakukan secara konsisten, khususnya di wilayah yang memiliki potensi rawan terbakar. Langkah pencegahan sejak dini dinilai penting untuk mempercepat deteksi sekaligus mencegah api meluas apabila sewaktu-waktu muncul.
Kehadiran Babinsa bersama MPA juga menjadi gambaran pentingnya kolaborasi antara aparat kewilayahan dan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Masyarakat memiliki peran strategis sebagai garda terdepan karena berada paling dekat dengan lingkungan dan dapat menjadi pihak pertama yang mengetahui apabila terjadi potensi kebakaran.
Dengan kepedulian dan pengawasan bersama, informasi mengenai potensi Karhutla dapat disampaikan lebih cepat sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
Kegiatan patroli berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar. Dari Jalan Matoa hingga Jalan Gajah Mada, langkah sederhana menyusuri lingkungan tersebut membawa pesan penting: pencegahan Karhutla bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama.
Api boleh belum terlihat, tetapi kewaspadaan tidak boleh padam. Menjaga Pekanbaru tetap aman dari ancaman asap dimulai dari kepedulian masyarakat di lingkungan sendiri.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 07 Tenayan Raya