Patroli Karhutla Koramil Minas Pastikan Wilayah Bebas Titik Api
MINAS – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat di wilayah Kecamatan Minas, Kabupaten Siak. Pada Rabu (29/7/2026), personel Koramil 03/Minas menggelar patroli terpadu di kawasan rawan karhutla di RT 02/RW 03, Kelurahan Minas Jaya. Hasilnya, petugas memastikan tidak ditemukan titik api maupun kepulan asap di lokasi patroli.
Patroli dipimpin Babinsa Koramil 03/Minas, Koptu Salomo Sembiring, dengan menyasar area yang selama ini menjadi perhatian dalam upaya pencegahan karhutla. Kegiatan berlangsung di titik koordinat 0°44'33,738"N 101°27'8,832"E dalam kondisi cuaca cerah yang mendukung pelaksanaan pemantauan lapangan.
Sebanyak empat personel diterjunkan dalam patroli tersebut, terdiri atas satu personel TNI dan tiga warga yang ikut terlibat dalam pengawasan wilayah. Tim menyisir sejumlah titik yang dinilai berpotensi terjadi kebakaran guna memastikan tidak ada aktivitas pembakaran maupun indikasi munculnya api.
Dari hasil pemeriksaan di lapangan, petugas tidak menemukan adanya titik panas, titik api maupun asap. Kondisi tersebut menunjukkan wilayah patroli masih berada dalam keadaan aman dari ancaman karhutla.
Babinsa Koramil 03/Minas, Koptu Salomo Sembiring, menegaskan patroli rutin akan terus dilakukan sebagai langkah pencegahan dini agar kebakaran hutan dan lahan tidak terjadi di wilayah binaannya.
"Hasil patroli hari ini tidak ditemukan titik api maupun asap. Kegiatan pemantauan akan terus kami laksanakan bersama masyarakat sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan karhutla," ujarnya.
Pada hari yang sama, tidak terdapat kegiatan pemadaman maupun pendinginan karena tidak ditemukan kejadian kebakaran di wilayah Koramil 03/Minas.
Koramil 03/Minas menilai keterlibatan masyarakat dalam patroli bersama menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kawasan tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Sinergi antara aparat dan warga diharapkan mampu mempercepat deteksi dini sehingga potensi kebakaran dapat dicegah sebelum meluas, terutama memasuki periode cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko karhutla.
Editor :Tim Sigapnews
Source : KORAMIL 03/MINAS