Tim Gabungan Koramil 03/Mandau Tetap Genjot Penyiraman diHari Keempat dan Kedua Pemadaman Karhutla
BENGKALIS, RIAU – Tim gabungan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang dipimpin Koramil 03/Mandau terus bekerja di dua lokasi berbeda secara bersamaan pada hari Senin (10/8/2026), memasuki hari keempat di Kelurahan Pematang Pudu dan hari kedua di Desa Buluh Apoh, Kabupaten Bengkalis, Riau.
LOKASI PERTAMA — Kelurahan Pematang Pudu (Hari Keempat)
Di kawasan RT 005 RW 017, Jalan Kanal Atiam, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, operasi pemadaman terus berlanjut pada hari keempat. Titik kebakaran berada pada koordinat 1°9'10,579" LU dan 101°2'4,587" BT, berupa hutan semak belukar di atas tanah gambut tebal dengan perkiraan luas lahan terbakar mencapai 10 hektare.

Hingga pelaporan, tim gabungan berhasil menyelesaikan api di seluas 5 hektar, sementara 5 hektar sisanya masih menyisakan titik api dan kepulan asap. Personil Koramil 03/Mandau yang bertugas meliputi Koptu Samosir, Praka A. Manullang, Prada Saiful, dan Prada Ilham, penguatan unsur Polsek Mandau 5 orang, MPA 2 orang, Manggala Agni 15 orang, BPBD 6 orang, serta dukungan masyarakat sebanyak 5 orang.
Operasi pemadaman dilakukan menggunakan 2 unit mesin pemadam mini (Strecker) dan 6 gulung selang panjang. Kendala utama yang menghadap berupa karakteristik tanah gambut yang sulit dipadamkan, cuaca panas, serta arah angin yang kencang dan berubah-ubah meskipun sumber udara relatif dekat. Penyebab kebakaran serta status kepemilikan lahan masih dalam penyelidikan pihak Polsek Mandau. Jarak lokasi dari Koramil sekitar 40 kilometer.
LOKASI KEDUA — Desa Buluh Apoh (Hari Kedua)
Di saat yang sama, upaya pemadaman di Desa Buluh Apoh, Kecamatan Pinggir, juga terus diupayakan memasuki hari kedua. Titik api berada di RT 01 RW 06, Jalan Tanpa Nama, pada koordinat 1°0'3,40" LU dan 102°0'22,9" BT, juga berupa hutan semak belukar berjenis tanah gambut tebal dengan luas terbakar sekitar 10 hektare.
Hingga saat ini, api baru berhasil dipadamkan di lahan seluas 2 hektar, sedangkan 8 hektar sisanya masih terus menyala. Dua personel Koramil 03/Mandau yakni Serda Paino dan Koptu Ade memimpin langkah pemadaman, didukung kekuatan dari Polsek Pinggir 10 orang, MPA 4 orang, Manggala Agni 7 orang, serta BPBD 7 orang.
Tim bekerja menggunakan 3 unit mesin pemadam mini (Strecker) dan 12 gulung selang panjang. Hambatan yang menghadap relatif sama, yakni sifat tanah gambut, cuaca panas, arah angin yang berubah-ubah, serta jarak lokasi sekitar 40 kilometer dari Koramil. Penyebab dan status kepemilikan lahan juga masih dalam pemeriksaan pihak Polsek Pinggir.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Koramil 03 Mandau