Langkah Kecil Cegah Bencana, Babinsa Tanjung Rhu Gencarkan Patroli Karhutla
Patroli menyasar kawasan Jalan Tanjung Datuk RT 01/RW 05, Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Lima Puluh, Kota Pekanbaru.
Pekanbaru – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak selalu berawal dari kobaran api yang besar. Terkadang, hanya dari kepulan asap tipis atau aktivitas pembakaran yang luput dari perhatian. Karena itu, kewaspadaan dan pencegahan sejak dini menjadi langkah penting untuk menjaga lingkungan tetap aman.
Hal tersebut dilakukan Babinsa Kelurahan Tanjung Rhu Koramil 04/Lima Puluh (Lph) Kodim 0301/Pekanbaru, Sertu M. Isak, yang turun langsung melaksanakan patroli pencegahan Karhutla bersama personel Masyarakat Peduli Api (MPA), Minggu (16/8/2026).
Patroli menyasar kawasan Jalan Tanjung Datuk RT 01/RW 05, Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Lima Puluh, Kota Pekanbaru. Selain memantau kondisi wilayah, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan Babinsa untuk mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran.
Dengan menyusuri rute patroli, Sertu M. Isak bersama personel MPA mengamati kondisi lahan dan lingkungan sekitar. Setiap potensi yang dapat memicu kebakaran menjadi perhatian, termasuk aktivitas pembakaran terbuka yang dilakukan secara sembarangan.
Dalam kesempatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Warga juga diingatkan untuk tidak membakar sampah maupun material kering sembarangan, terlebih saat kondisi lingkungan mudah terbakar.
“Pencegahan akan jauh lebih baik daripada harus menghadapi kebakaran yang sudah meluas. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk sama-sama peduli dan segera melaporkan apabila melihat asap atau titik api,” ujar Sertu M. Isak.
Patroli yang melibatkan satu personel TNI dan satu personel MPA dengan dukungan satu unit sepeda motor tersebut berjalan aman dan lancar. Dari hasil pemantauan, tidak ditemukan hotspot, titik api maupun kepulan asap di wilayah yang menjadi sasaran patroli.
Meski kondisi wilayah terpantau aman, kewaspadaan tetap menjadi prioritas. Patroli secara rutin dinilai penting untuk memastikan setiap indikasi kebakaran dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar.
Babinsa juga mengajak masyarakat untuk menjadi “mata dan telinga” di lingkungan masing-masing. Kepedulian sederhana, seperti segera melaporkan keberadaan asap atau titik api, dapat membantu aparat melakukan tindakan cepat.
Melalui sinergi TNI, MPA dan masyarakat, upaya pencegahan Karhutla di Kelurahan Tanjung Rhu diharapkan semakin kuat. Bukan hanya untuk menjaga lingkungan, tetapi juga melindungi rumah, lahan, kesehatan, dan keselamatan masyarakat dari dampak buruk kebakaran.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 04 Limapuluh