Antisipasi Paham Menyimpang, Unsur Pimpinan Kecamatan Batu Hampar Gelar Sosialisasi PAKEM 2026
Camat Batu Hampar Wawan Kurniawan bersama perwakilan TNI-Polri, Kejaksaan Negeri Rohil, Kesbangpol, dan peserta berfoto bersama usai Sosialisasi PAKEM Tahun 2026 di Aula Kantor Camat Batu Hampar, Rokan Hilir, Rabu (26/8/2026).
ROHIL – Pemerintah Kecamatan Batu Hampar bersama jajaran Forkopimcam menggelar acara Sosialisasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM) Tahun 2026 pada Rabu (26/8/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Camat Batu Hampar, Jalan Lintas Bantayan-BAA, Kelurahan Bantayan Hilir, Kecamatan Batu Hampar, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).
Acara penting ini dihadiri oleh berbagai unsur kedinasan dan kepemimpinan setempat. Tampak hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kabankesbangpol Rohil Soewarno, perwakilan Kasi Intel Kejari Rohil Genta Patri, serta Camat Batu Hampar Wawan Kurniawan yang membuka acara secara resmi.
Turut hadir pula Wadanramil 01/Bangko yang diwakili oleh Serma S.E. Rambe, Kapolsek Batu Hampar yang diwakili Aiptu Jumawan, Kasubsi I Bidang Intelijen Kejari Rohil Agung, serta seluruh Datuk Penghulu se-Kecamatan Batu Hampar beserta para peserta sosialisasi.
Dalam sambutannya saat membuka acara, Camat Batu Hampar Wawan Kurniawan menegaskan pentingnya deteksi dini terhadap potensi penyebaran paham yang tidak sesuai dengan ketentuan pemerintah.
"Kita semua harus berkomitmen kuat untuk saling menjaga dan mengawasi lingkungan masing-masing dari segala bentuk ancaman paham keagamaan yang menyimpang. Jangan sampai pemahaman yang keliru ini merusak kerukunan beragama serta memecah belah persatuan dan kesatuan kita dalam berbangsa dan bernegara," ujar Wawan Kurniawan.
Beliau juga mendorong masyarakat, khususnya para Datuk Penghulu, untuk proaktif melapor jika menemukan adanya aktivitas aliran kepercayaan yang mencurigakan di wilayah Kecamatan Batu Hampar agar bisa segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.
Senada dengan hal tersebut, Wadanramil 01/Bangko yang diwakili oleh Serma S.E. Rambe menyatakan kesiapan jajaran TNI untuk mendukung penuh pengawasan ini demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah teritorial.
"TNI, khususnya Babinsa di lapangan, siap bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait untuk melakukan pengawasan ketat. Kami mengimbau warga agar tetap tenang namun selalu waspada. Jika ada indikasi penyebaran aliran yang janggal, mari koordinasikan bersama agar ketertiban wilayah kita tetap kondusif," tegas Serma S.E. Rambe di sela-sela kegiatan.
Melalui sosialisasi ini, para peserta diberikan edukasi mendalam mengenai kriteria aliran kepercayaan yang dikategorikan menyimpang sesuai dengan ketentuan resmi pemerintah.
Acara yang dimulai sejak pukul 15.00 WIB ini berjalan dengan tertib, aman, dan lancar hingga selesai pada pukul 16.10 WIB, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergitas antarinstansi.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Tim Pendam XIX