Tim Gabungan Yonif TP 849/BS Berhasil Padamkan Karhutla di Bukit Langkap Lingga Timur
Tim gabungan Yonif TP 849/BS bersama TNI, Polri, BPBD Kabupaten Lingga, dan masyarakat berhasil memadamkan Karhutla di Dusun 1 Mulyasari.
LINGGA - Tim gabungan Yonif TP 849/BS bersama TNI, Polri, BPBD Kabupaten Lingga, dan masyarakat berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Dusun 1 Mulyasari, Desa Bukit Langkap, Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga, Kamis (27/8/2026).
Kebakaran melanda lahan semak belukar dan perkebunan milik warga dengan luas sekitar 1 hektare. Lokasi kebakaran berjarak kurang lebih 5 kilometer dari markas Yonif TP 849/BS.
Mendapat informasi kebakaran, tim gabungan bergerak menuju lokasi dan memulai operasi pemadaman sekitar pukul 12.50 WIB. Penanganan dipimpin Lettu Inf Sahrul Hidayat, Letda Inf Muammar Facrurrazi, dan Letda Inf Deni Sukmana bersama 13 personel Tim Pemadam Yonif TP 849/BS.
Operasi tersebut turut melibatkan Babinsa Bukit Langkap Sertu Hendri, tiga personel Polsek Daik, lima anggota BPBD Kabupaten Lingga, serta tokoh masyarakat setempat.
Untuk mempercepat proses pemadaman, petugas mengerahkan dua unit armada pemadam Yonif TP 849/BS, satu mobil tangki air milik Yonif TP 849/BS, dan satu mobil tangki air BPBD Kabupaten Lingga.
Kondisi lahan yang terbakar sempat menjadi perhatian karena api berpotensi meluas. Namun, gerak cepat tim gabungan berhasil melokalisasi kobaran sehingga tidak merambat ke kawasan permukiman warga.
Setelah seluruh titik api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bara maupun titik panas yang masih tersisa tidak kembali memicu kebakaran.
Kepala Desa Bukit Langkap mengapresiasi respons cepat seluruh unsur yang terlibat, khususnya Tim Damkar Yonif TP 849/BS. Menurutnya, tindakan cepat di lapangan membantu mencegah kebakaran meluas dan menjaga permukiman warga tetap aman.
Penanganan Karhutla di Bukit Langkap menjadi bagian dari upaya bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mencegah meluasnya kebakaran lahan, terutama saat kondisi cuaca meningkatkan risiko munculnya titik api.
Editor :Yefrizal