TNI Gelar Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Gereja Katolik Stasi St. Kristoforus Tembilahan
TNI Gelar Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Gereja Katolik Stasi St. Kristoforus Tembilahan
TEMBILAHAN – Guna mengantisipasi dan meminimalisir risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Markas Besar TNI (Mabes TNI) menggelar kegiatan penyuluhan pencegahan dan penanggulangan Karhutla bagi masyarakat. Kegiatan edukatif ini berlangsung di Gereja Katolik Stasi Santo Kristoforus, Tembilahan, pada Minggu (30/8/2026).
Penyuluhan tersebut disampaikan langsung oleh Kolonel Laut Indra Joko selaku perwakilan dari tim Mabes TNI. Di hadapan sekitar 35 orang jemaat gereja yang hadir setelah pelaksanaan ibadah, Kolonel Laut Indra Joko menegaskan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam memelihara lingkungan sekitar.
Dalam pemaparannya, Kolonel Laut Indra Joko mengimbau warga agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Selain merusak ekosistem dan memicu bencana asap, tindakan pembakaran lahan secara sembarangan juga memiliki konsekuensi hukum yang tegas.
?"Pencegahan Karhutla bukan hanya tugas aparat penegak hukum dan pemerintah semata, melainkan tanggung jawab kita bersama. Kesadaran serta kerja sama dari masyarakat, termasuk jamaah dan tokoh agama, sangat krusial untuk menjaga wilayah kita tetap bebas dari asap," ujar Kolonel Laut Indra Joko.
Selain mengedukasi tentang bahaya dan dampak buruk Karhutla bagi kesehatan serta ekonomi, tim Mabes TNI juga memberikan arahan praktis terkait langkah-langkah awal pencegahan dan tindakan pelaporan cepat apabila masyarakat menemukan titik api di lingkungan sekitar.
Melalui pendekatan edukatif ke tempat-tempat ibadah ini, diharapkan pesan-pesan pencegahan Karhutla dapat tersampaikan secara lebih personal dan efektif, sehingga kesadaran kolektif masyarakat Tembilahan dalam menjaga kelestarian lingkungan dapat terus meningkat.
Editor :Tim Sigapnews
Source : KODIM 0314 INHIL