Latihan PBB, Babinsa Koramil 06/Sukajadi Tanamkan Nilai Disiplin dan Kekompakan Siswa
Babinsa Koramil 06/Sukajadi Kodim 0301/Pekanbaru, Serka Wiyono, saat memberikan pembinaan kepada siswa di SMK Taruna Satria Jalan Delima, Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Binawidya, Kamis (10/9/2026).
Pekanbaru - Pembentukan karakter generasi muda tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran di dalam kelas. Nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan dan cinta tanah air juga dapat ditanamkan melalui latihan yang membentuk sikap dan mental siswa.
Hal tersebut dilakukan Babinsa Koramil 06/Sukajadi Kodim 0301/Pekanbaru, Serka Wiyono, saat memberikan pembinaan kepada siswa di SMK Taruna Satria Jalan Delima, Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Binawidya, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan berlangsung di halaman sekolah dengan suasana tertib dan penuh kedisiplinan. Puluhan siswa dan siswi berdiri dalam beberapa barisan dengan formasi yang rapi, sementara Serka Wiyono berada di depan memberikan arahan dan memimpin latihan.
Para siswa tampak mengikuti setiap instruksi dengan serius. Barisan putra dan putri berdiri dalam formasi masing-masing, menjaga jarak serta sikap tubuh agar tetap tertib. Beberapa siswa juga terlihat membawa tongkat sebagai bagian dari perlengkapan latihan.
Di tengah suasana pagi yang cukup sejuk, halaman sekolah berubah menjadi ruang pembelajaran karakter. Tidak hanya gerakan fisik yang dilatih, tetapi juga kemampuan siswa untuk mendengar instruksi, berkonsentrasi, menjaga kekompakan dan menjalankan tugas secara disiplin.
Serka Wiyono mengatakan kegiatan pembinaan kepada siswa merupakan bagian dari upaya Babinsa dalam membantu membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat dan rasa tanggung jawab.
“Latihan seperti ini bukan hanya tentang bagaimana siswa mampu berbaris dengan rapi. Di dalamnya ada nilai disiplin, kekompakan, tanggung jawab dan kepatuhan terhadap aturan. Nilai-nilai tersebut penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Menurut Babinsa Kelurahan Air Putih, kedisiplinan yang dibangun melalui latihan secara bertahap akan membentuk kebiasaan positif pada diri siswa. Mereka juga diajarkan untuk bekerja sama dan menghargai satu sama lain dalam mencapai tujuan bersama.
“Kami ingin siswa memahami bahwa disiplin bukan karena takut kepada pembina, tetapi karena kesadaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Kebersamaan juga penting, karena keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga kerjasama,” katanya.
Pembinaan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk menanamkan wawasan kebangsaan dan kecintaan terhadap tanah air.
Menurut Wiyono, generasi muda merupakan bagian penting dalam menentukan masa depan bangsa sehingga perlu dibekali karakter, semangat kebangsaan dan rasa tanggung jawab sejak dini.
Salah seorang siswa, Agung mengaku latihan bersama Babinsa memberikan pengalaman tersendiri. Selain melatih kedisiplinan, kegiatan tersebut membuat dirinya belajar untuk lebih fokus dan mengikuti instruksi dengan baik.
“Latihannya memang membutuhkan konsentrasi dan kekompakan. Dari sini kami belajar lebih disiplin, tidak boleh seenaknya sendiri dan harus bisa bekerja sama dengan teman-teman,” ujar Agung.
Hal senada disampaikan Ratih. Menurutnya, pembinaan yang diberikan Babinsa membuat siswa mendapatkan pemahaman bahwa kedisiplinan tidak hanya diperlukan ketika mengikuti latihan, tetapi juga dalam kegiatan belajar dan kehidupan sehari-hari.
“Kami jadi belajar untuk lebih tertib dan bertanggung jawab. Selain itu, latihan bersama membuat kami lebih kompak dan belajar menghargai teman,” kata Ratih.
Sementara itu, Danramil 06/Sukajadi Kapten Inf Tayung, saat dihubungi secara terpisah, mengatakan bahwa pembinaan generasi muda merupakan salah satu bagian penting dari tugas kewilayahan Babinsa.
Menurutnya, sekolah menjadi salah satu tempat strategis untuk menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi muda. Melalui kegiatan pembinaan yang dilakukan secara terarah, Babinsa dapat ikut memberikan kontribusi dalam membentuk siswa yang disiplin, bertanggung jawab dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta bangsa.
“Generasi muda adalah aset bangsa. Karena itu, pembinaan karakter seperti disiplin, tanggung jawab, kebersamaan dan cinta tanah air perlu terus ditanamkan. Babinsa hadir untuk membantu memberikan pembinaan yang positif sesuai dengan kebutuhan di wilayah,” ujar Kapten Tayung.
Ia menambahkan latihan PBB juga mengandung nilai pendidikan yang dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita harapkan bukan hanya siswa mampu melakukan gerakan baris-berbaris dengan benar, tetapi juga memahami nilai yang ada di balik latihan tersebut. Disiplin, kekompakan, tanggung jawab dan kepemimpinan harus menjadi bagian dari karakter mereka,” katanya.
Kapten Inf Tayung berharap kegiatan pembinaan seperti ini dapat terus menjadi bagian dari sinergi antara TNI dan lembaga pendidikan dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki karakter kuat serta mampu menghadapi tantangan di masa depan.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 06 Sukajadi