Hotspot Nihil, Tapi Kewaspadaan Tak Boleh Padam! Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Okura
Patroli tersebut dilaksanakan pada Selasa, 8 September 2026 sekitar pukul 10.30 WIB
Pekanbaru —Upaya mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus digencarkan jajaran TNI bersama masyarakat. Langkah pencegahan kembali dilakukan Babinsa Kelurahan Tebing Tinggi Okura Koramil 04/Lph Kodim 0301/Pbr, Serma Ucok A Hsb, bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) melalui kegiatan patroli dan sosialisasi Karhutla.
Patroli tersebut dilaksanakan pada Selasa, 8 September 2026 sekitar pukul 10.30 WIB, menyasar kawasan Jalan Padat Karya, Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Timur, Kota Pekanbaru, yang merupakan salah satu wilayah yang perlu mendapat perhatian dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Dengan menggunakan satu unit sepeda motor, Babinsa bersama anggota MPA menyusuri wilayah sekaligus melakukan pemantauan kondisi lahan. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan mendeteksi secara dini potensi munculnya titik api, tetapi juga menjadi sarana mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.
Dalam sosialisasinya, Babinsa mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, terutama saat beraktivitas di sekitar kawasan yang rawan terbakar. Warga juga diingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan kepulan asap maupun indikasi kebakaran.
Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan kondisi wilayah dalam keadaan aman. Hotspot nihil, titik api nihil, dan titik asap juga nihil. Kondisi tersebut menjadi hasil positif dari kegiatan patroli sekaligus menunjukkan pentingnya deteksi dan pencegahan sejak dini sebelum api berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.
Serma Ucok A Hsb menegaskan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan semua pihak. Sinergi antara TNI, MPA dan masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci dalam menjaga wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran.
Patroli secara rutin juga diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat sekaligus mempercepat respons apabila sewaktu-waktu ditemukan indikasi Karhutla. Dengan langkah pencegahan yang konsisten, potensi kerugian akibat kebakaran dapat diminimalkan dan kelestarian lingkungan tetap terjaga.
Dalam kegiatan tersebut, personel yang terlibat terdiri dari 1 orang TNI dan 1 orang MPA, dengan dukungan 1 unit sepeda motor sebagai sarana patroli.
Kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar. Hingga patroli selesai dilaksanakan, tidak ditemukan adanya hotspot, titik api maupun titik asap di wilayah yang menjadi sasaran pemantauan.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 04 Limapuluh