Gerak Cepat Koramil 16/Tapung Cek Indikasi Asap, Pastikan Wilayah Aman dari Karhutla
Sumber Makmur, Tapung
Sumber Makmur, –Tapung. Informasi sekecil apa pun terkait kemunculan titik Hotspot di tengah kondisi cuaca panas menjadi perhatian serius bagi aparat kewilayahan. Hal itu pula yang dilakukan Personil Koramil 16/Tapung, Batituud Peltu Selamat Pardede, saat menerima informasi adanya indikasi titik asap yang terpantau dalam pemantauan sistem satelit Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Tanpa menunggu lama, tiga orang personil Koramil dipimpin Peltu Selamet langsung turun ke lapangan untuk memastikan sumber asap tersebut. Pengecekan dilakukan pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di kawasan perkebunan sawit plasma dan PKS PT.Anderson yang ada di wilayah Tapung.
Berdasarkan pemantauan awal titik api atau kebakaran lahan di wilayah tersebut terpantau nihil. Namun, adanya indikasi asap tetap perlu diverifikasi secara langsung karena setiap kemunculan asap berpotensi menjadi tanda awal kebakaran yang apabila tidak segera diketahui dapat berkembang dan meluas.
Di lapangan, Peltu Selamet melakukan pengecekan tepat di titik yang terpantau yakni kebun sawit masyarakat setelah tidak ditemukan adanya kebakaran lahan maka tim segera mencari penyebab lain sumber asap maka mengitari seputaran lokasi dan bergegas menuju PKS perusahaan terdekat yang berjarak sekitar ±50meter dan berkoordinasi dengan petugas keamanan perusahaan untuk bersama-sama menuju lokasi yang terindikasi. Langkah tersebut merupakan bagian dari deteksi dini sekaligus bentuk kepedulian aparat terhadap keamanan lingkungan dan masyarakat sekitar.
Hasil pemeriksaan akhirnya memberikan jawaban. Asap yang terpantau diketahui berasal dari aktivitas pembakaran janjangan tandan sawit di kawasan pabrik PKS Anderson Unedo. Dari pengecekan tersebut, tidak ditemukan adanya kebakaran lahan maupun titik api yang mengarah pada Karhutla.
Kondisi di sekitar lokasi juga dipastikan aman dan kondusif.
Meski demikian, Tim tetap mengingatkan agar aktivitas yang menimbulkan asap maupun penggunaan api dilakukan dengan penuh kehati-hatian.
Menurutnya, pencegahan Karhutla harus dimulai dari kepedulian terhadap hal-hal kecil di lingkungan sekitar.
"Kita tidak ingin menunggu sampai api membesar. Setiap informasi mengenai asap maupun titik api harus segera kita cek agar dapat diketahui sumbernya dan dipastikan tidak berkembang menjadi kebakaran,"
Tim juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, khususnya dengan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila melihat asap atau titik api yang mencurigakan agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat juga memastikan setiap potensi ancaman dapat dicegah sejak dini.
"Lebih baik kita cepat turun dan memastikan kondisi di lapangan daripada membiarkan informasi berkembang tanpa kepastian. Dengan komunikasi dan kerja sama, potensi Karhutla bisa kita cegah bersama,"
Gerak cepat Koramil 16/Tapung bersama unsur terkait menjadi gambaran bahwa data pemantauan satelit tidak berhenti sebagai informasi semata. Setiap indikasi segera diterjemahkan menjadi tindakan nyata di lapangan, sehingga masyarakat dapat merasa lebih aman dan potensi Karhutla dapat dicegah sebelum berkembang menjadi bencana.
Pencegahan Karhutla sangat memerlukan Kepedulian masyarakat, perusahaan, penggiat lingkungan dan seluruh unsur terkait menjadi kekuatan penting dalam menjaga Tapung tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Koramil 16/Tapung