Jaga Meranti dari Karhutla, Mabes TNI Bangun Kesadaran Masyarakat Rangsang
MERANTI – Tim Penyuluhan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes TNI kembali hadir di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. Kali ini, kegiatan penyuluhan dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Rangsang, Desa Tanjung Samak, Kecamatan Rangsang, Senin (14/9/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin Laksamana TNI dr. Imam Hidayat, Sp.S. (AL) bersama Mayor Ckm Subekan (AD) dan Mayor Ckm Suryadi, S.K.M. (AD). Tim Mabes TNI didampingi personel Kodim 0303/Bengkalis dan Koramil 02/Tebing Tinggi yang dipimpin Kapten Arh Efri Herdi Nasution, S.Sos.
Penyuluhan turut dihadiri Camat Rangsang Budi Cahyadi, S.IP., Kapolsek Rangsang AKP Gunawan, S.H., unsur UPT Kecamatan Rangsang, Kepala UPT Puskesmas Tanjung Samak, Kepala UPT Pelabuhan Tanjung Samak, Korwil Pendidikan Kecamatan Rangsang, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta masyarakat sekitar.
Kegiatan diawali dengan penyambutan Tim Mabes TNI, pembukaan, pembacaan doa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selanjutnya, Camat Rangsang menyampaikan sambutan sebelum dilanjutkan arahan dari Laksma TNI dr. Imam Hidayat, Sp.S. serta penyuluhan yang disampaikan Mayor Ckm Subekan.
Dalam penyuluhannya, Tim Mabes TNI menekankan bahwa pencegahan Karhutla harus dimulai dari kesadaran masyarakat. Kebiasaan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan, terlebih pada kondisi lahan gambut dan cuaca kering.
“Pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tugas aparat, tetapi membutuhkan peran seluruh masyarakat. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena api yang awalnya kecil dapat dengan cepat meluas dan menimbulkan dampak yang besar,” tegas Mayor Ckm Subekan.
Tim Mabes TNI juga mengajak masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan. Kecepatan informasi sangat penting agar penanganan dapat dilakukan sejak dini sebelum api meluas.
Sementara itu, Laksma TNI dr. Imam Hidayat, Sp.S. menegaskan bahwa kehadiran Tim Mabes TNI di wilayah Kepulauan Meranti merupakan bagian dari penguatan pencegahan dan penanggulangan Karhutla melalui edukasi serta sinergi bersama pemerintah daerah, TNI-Polri dan masyarakat.
“Kita ingin membangun kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan dari ancaman Karhutla adalah tanggung jawab kita semua. Masyarakat memiliki peran penting sebagai mata dan telinga di lapangan untuk mencegah api sejak awal,” ujarnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan dialog dan tanya jawab. Masyarakat diberikan kesempatan menyampaikan kondisi serta persoalan yang berkaitan dengan Karhutla di wilayah Kecamatan Rangsang.
Kehadiran Tim Mabes TNI bersama jajaran Kodim 0303/Bengkalis dan unsur terkait diharapkan semakin memperkuat koordinasi di tingkat kecamatan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lahan dan lingkungan agar tetap aman dari ancaman Karhutla.
Editor :Tim Sigapnews