Babinsa Koramil 06/Sukajadi Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla Lewat Patroli dan Komsos
Serka Wiyono turun langsung mengecek lahan kosong yang memiliki vegetasi cukup tinggi sebelum melanjutkan komunikasi sosial bersama warga di salah satu warung.
Pekanbaru - Aktivitas kewilayahan Babinsa Koramil 06/Sukajadi Kodim 0301/Pekanbaru tidak berhenti pada pemantauan kondisi lingkungan di wilayah Kelurahan Air Putih Kecamatan Tuah Madani.
Pada Selasa (15/9/2026), Serka Wiyono turun langsung mengecek lahan kosong yang memiliki vegetasi cukup tinggi sebelum melanjutkan komunikasi sosial bersama warga di salah satu warung.
Pengecekan dilakukan sebagai langkah kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Di lokasi, Serka Wiyono mengamati kondisi rerumputan dan semak yang tumbuh cukup lebat serta berkomunikasi dengan warga untuk memperoleh informasi mengenai keadaan sekitar.
Kondisi vegetasi yang sebagian mulai mengering menjadi perhatian. Babinsa mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang dapat memicu munculnya api, terutama pada area yang memiliki banyak bahan mudah terbakar.
“Pengecekan seperti ini kami lakukan untuk melihat langsung kondisi wilayah. Kalau ada lahan dengan rumput dan semak yang berpotensi mudah terbakar, tentu harus menjadi perhatian. Pencegahan lebih baik dilakukan sebelum terjadi kebakaran,” ujar Serka Wiyono.
Usai melakukan pemantauan, dia menyambangi warga di salah satu warung. Ia duduk bersama beberapa masyarakat dalam suasana santai sambil menikmati kopi dan berbincang mengenai kondisi lingkungan.
Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi Babinsa untuk menyapa warga sekaligus mempererat hubungan yang selama ini telah dibangun. Dari percakapan ringan, berbagai informasi mengenai situasi di lingkungan dapat disampaikan secara langsung.
“Setelah melihat kondisi di lapangan, kami juga menyempatkan diri bertemu warga. Ngobrol sambil ngopi membuat komunikasi lebih cair. Warga bisa menyampaikan informasi yang mereka ketahui, sementara kami juga dapat mengingatkan hal-hal yang perlu menjadi perhatian bersama,” katanya.
Ia menilai keterlibatan masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah Karhutla. Warga yang berada paling dekat dengan lingkungan diharapkan segera menyampaikan informasi apabila menemukan asap maupun tanda-tanda kebakaran.
“Kalau masyarakat melihat ada asap atau titik api, jangan menunggu sampai membesar. Segera laporkan kepada aparat agar bisa ditindaklanjuti. Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama,” tambahnya.
Hermanto, salah seorang warga mengapresiasi kehadiran Babinsa yang tidak hanya melakukan pemantauan di lapangan, tetapi juga menyempatkan diri berinteraksi dengan masyarakat.
“Kami senang Babinsa mau datang dan ngobrol bersama warga. Dengan komunikasi seperti ini, kami bisa saling mengingatkan untuk menjaga lingkungan dan segera menyampaikan informasi kalau melihat sesuatu yang mencurigakan,” ujar warga.
Terpisah, Danramil 06/Sukajadi Kapten Inf Tayung saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan kegiatan pemantauan wilayah dan komunikasi sosial merupakan bagian dari tugas rutin Babinsa yang tetap dilaksanakan secara berkesinambungan.
“Babinsa harus mengetahui kondisi wilayahnya secara langsung. Karena itu, kegiatan patroli, pengecekan lingkungan dan komunikasi dengan masyarakat tetap dilaksanakan sebagai bagian dari tugas kewilayahan,” ujarnya.
Menurut Danramil, pendekatan kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung upaya deteksi dini. Informasi yang diperoleh dari warga dapat membantu aparat mengetahui potensi kerawanan lebih cepat.
“Babinsa tidak hanya bekerja di satu tempat. Setelah melaksanakan pemantauan, mereka juga menyambangi masyarakat dan membangun komunikasi. Kedekatan dengan warga akan memudahkan pertukaran informasi sekaligus memperkuat kerja sama dalam menjaga wilayah,” tegasnya.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 06 Sukajadi