Cegah Karhutla, Tim Mabes TNI Gelar Penyuluhan di Batu Hampar Rohil
Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI didampingi Upika Kecamatan Batu Hampar saat melakukan pengecekan kesiapan personel dan peralatan pemadam kebakaran di halaman Kantor Camat Batu Hampar, Rokan Hilir, Rabu (16/09/2026). (Foto: Dok.Sertu Andi)
ROKAN HILIR – Sebagai langkah nyata dalam mengantisipasi dan menanggulangi musibah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Tim Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) menggelar kegiatan penyuluhan dan pencegahan Karhutla yang berpusat di Kantor Camat Batu Hampar, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Rabu (16/09/2026).
Kegiatan yang dimulai sekira pukul 10.00 WIB ini dipimpin langsung oleh sejumlah perwira menengah dari Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI, di antaranya Kolonel Elektronika (Lek) Aris Setianta, Kolonel Mar. M. Asrof Widiarto, S.T., M.Tr(Hanla)., Letkol Mar. Alyessi Hippy, Mayor Inf. Andang Rohadi, Mayor Inf. Roni Kusnandar, serta Mayor Inf. Ade Hermansyah.Hadir menyambut tim di lokasi, Camat Batu Hampar Wahyu Kurniawan, S.STP., M.Si., didampingi perwakilan Kesbangpol Pemprov Riau Saputra S.E., Wadanramil 032/Rohil Kapten Cba. (K) Karnilawati, Kapolsek Batu Hampar IPTU Irfan Siswanto, S.H., M.H., dan Danposal Bagansiapiapi Kapten Laut E. Hutabarat. Kegiatan ini juga dihadiri oleh jajaran Lurah serta Datuk dan Datin Penghulu se-Kecamatan Batu Hampar.
Dalam penyuluhan tersebut, perwakilan Tim Mabes TNI memberikan beberapa arahan khusus kepada seluruh peserta yang hadir. Tim Mabes TNI menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menjaga wilayah dari ancaman kebakaran melalui pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) guna membantu mengatasi kesulitan masyarakat di daerah rawan.
Tim secara tegas menginstruksikan penerapan prinsip zero tolerance terhadap aksi pembakaran lahan. Seluruh elemen instansi diminta untuk tidak melakukan pembiaran sekecil apa pun, sebab api kecil yang tidak segera ditangani dapat memicu bencana karhutla skala besar di kemudian hari. Selain itu, tim juga mengingatkan kembali mengenai sanksi hukum yang berat bagi oknum-oknum yang terbukti sengaja membuka lahan dengan cara dibakar.
Rangkaian acara diawali dengan doa bersama dan sambutan, dilanjutkan dengan pengecekan kesiapan personel serta peralatan pemadam kebakaran (damkar) untuk memastikan seluruh instansi siap bergerak cepat jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran. Setelah sesi foto bersama, agenda diteruskan dengan pemaparan materi penyuluhan Karhutla kepada seluruh peserta.
Tak hanya memberikan pembekalan secara teori, Tim Mabes TNI beserta rombongan forkopimcam juga turun langsung ke lapangan guna meninjau area lahan yang pernah terbakar di wilayah Kecamatan Batu Hampar demi memetakan potensi kerawanan ke depan.
Untuk memaksimalkan pencegahan di tingkat tapak, jalannya kegiatan ini turut melibatkan pasukan gelar gabungan yang terdiri dari personel TNI-AD 5 orang, Polri 6 orang, pihak Puskesmas 10 orang, staf kecamatan 10 orang, BPBD 5 orang, Masyarakat Peduli Api (MPA) 6 orang, serta 25 orang warga masyarakat setempat. Kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.
(SigapNews/Red)
Editor :Tim Sigapnews
Source : Tim Pendam XIX