Cegah Karhutla, Koramil 04/Kubu dan Warga Sisir Wilayah Rawan
ROKAN HILIR – Koramil 04/Kubu terus memperketat pemantauan di wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pada Rabu, 14 Oktober 2026, personel TNI bersama masyarakat menyisir kawasan Kepenghuluan Pasir Limau Kapas, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), untuk mengantisipasi munculnya titik api.
Patroli yang dipimpin Sertu Boysandi tersebut melibatkan satu personel TNI dan dua warga. Tim melewati kawasan rawan terbakar guna menjaga kondisi lapangan sekaligus situasi tetap aman.
Hasil pemantauan menunjukkan tidak ditemukannya tanda kebakaran maupun titik api selama patroli berlangsung. Situasi di lokasi terpantau aman, dengan hasil pemeriksaan nihil.
Patroli menyasar wilayah RT 02/RW 02 Kepenghuluan Pasir Limau Kapas. Dalam kegiatan tersebut, personel menggunakan dua unit kendaraan roda dua untuk mendukung mobilitas selama berada di lokasi pemantauan.
Lokasi patroli berada pada koordinat 2°15'24" Lintang Utara dan 100°28'15" Bujur Timur. Pemantauan ini menjadi bagian dari upaya pencegahan dini untuk mengantisipasi kebakaran sebelum kebakaran meluas dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat maupun lingkungan.
Keterlibatan warga dalam patroli juga menjadi bagian penting dalam menjaga kawasan tetap aman. Masyarakat dapat membantu menjaga kondisi lingkungan dan memberikan informasi apabila menemukan tanda-tanda kebakaran di wilayahnya.
Karhutla berpotensi menimbulkan dampak serius, mulai dari kerusakan lingkungan hingga gangguan kesehatan akibat asap. Oleh karena itu, pengawasan di titik rawan perlu dilakukan secara berkelanjutan, terutama untuk mendeteksi potensi kebakaran sedapat mungkin.
Melalui patroli tersebut, Koramil 04/Kubu menekankan pentingnya kewaspadaan bersama dalam mencegah karhutla di wilayah Kabupaten Rokan Hilir.
Hingga patroli berakhir, kondisi di Kepenghuluan Pasir Limau Kapas tetap aman dan petugas tidak menemukan titik api. Hasil nihil ini menjadi indikator bahwa situasi di lokasi yang perlindungannya masih terkendali, meskipun kewaspadaan tetap diperlukan.
Editor :Tim Sigapnews