TNI Pacu Jembatan Garuda, 500 Warga Segera Nikmati Akses Baru
Babinsa Kodim 0302/Inhu melanjutkan pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Bumi Mulya, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi, Rabu (06/05/2026).
TNI Pacu Jembatan Garuda, 500 Warga Segera Nikmati Akses Baru
KUANSING - Babinsa Kodim 0302/Inhu melanjutkan pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Bumi Mulya, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi, Rabu (06/05/2026), dengan progres pekerjaan yang terus meningkat untuk mempercepat akses penghubung antar desa.
Di lokasi pembangunan, aktivitas personel TNI bersama warga terlihat intens sejak pagi. Jembatan sepanjang 34 meter ini dirancang menjadi penghubung vital antara Desa Bumi Mulya dan Desa Sumber Jaya, Kecamatan Singingi Hilir, yang selama ini bergantung pada jalur terbatas.
Pekerjaan terus dikebut dengan capaian signifikan di sejumlah sektor. Pemasangan bouplank telah mencapai 60 persen, sementara pembersihan lahan dan badan jalan untuk distribusi material sudah rampung 100 persen. Distribusi material kini berada di angka 53 persen, disusul penyiapan dan pembersihan lokasi pondasi yang juga telah selesai sepenuhnya.
Sementara itu, pembangunan pondasi abutmen telah mencapai 33 persen. Tahapan lain seperti pengelasan gapura, pemasangan papan dan ram kawat, hingga bentangan seling masih dalam tahap awal dan segera dikerjakan setelah material lengkap di lokasi.
Seorang Babinsa di lapangan menyebutkan bahwa pembangunan ini menjadi prioritas karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat.
“Jembatan ini akan sangat membantu mobilitas warga, terutama untuk aktivitas ekonomi dan akses antar desa. Kami terus berupaya mempercepat pekerjaan sesuai target,” ujarnya.
Secara teknis, jembatan ini melintasi sungai dengan lebar sekitar 25 meter dan kedalaman air berkisar 2 hingga 3 meter, yang dapat meningkat hingga 5 meter saat banjir. Kecepatan arus normal tercatat sekitar 2 meter per detik, sehingga konstruksi dirancang kokoh dan aman.
Meski demikian, kendala tetap dihadapi di lapangan, terutama kondisi jalan menuju lokasi yang menjadi licin saat hujan, sehingga sedikit menghambat distribusi material. Namun secara umum, situasi pembangunan tetap aman dan terkendali.
Diperkirakan, sekitar 500 warga akan merasakan langsung manfaat dari keberadaan jembatan ini setelah selesai dibangun, sekaligus membuka akses baru yang lebih cepat dan efisien di wilayah tersebut.
Editor :Tim Sigapnews