Jembatan Garuda Talang Perigi Dikebut, Progres Tembus 38,95 Persen
Jembatan Garuda Talang Perigi Dikebut, Progres Tembus 38,95 Persen
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap V di Desa Talang Perigi, Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), terus dikebut Satgas Kodim 0302/Inhu pada Kamis (13/8/2026).
Jembatan Garuda Talang Perigi Dikebut, Progres Tembus 38,95 Persen
INHU — Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap V di Desa Talang Perigi, Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), terus dikebut Satgas Kodim 0302/Inhu pada Kamis (13/8/2026). Hingga saat ini, progres pembangunan jembatan yang menjadi akses penghubung antardesa tersebut telah mencapai 38,95 persen.
Jembatan sepanjang 30 meter itu dibangun untuk menghubungkan Desa Talang Perigi dengan Desa Talang Maju dan Desa Talang Limau. Infrastruktur tersebut melintasi sungai selebar 17 meter dengan kedalaman air sekitar 2–3 meter dan ketinggian air saat banjir yang dapat mencapai 7 meter.
Sedikitnya 600 warga diproyeksikan merasakan manfaat dari keberadaan jembatan tersebut, terutama dalam mendukung mobilitas masyarakat serta memperlancar akses antardesa.
Di lokasi, personel Satgas terus mengerjakan sejumlah bagian konstruksi. Pemasangan bouplank, pembersihan lahan dan badan jalan untuk distribusi material, serta penyiapan lokasi pondasi telah rampung 100 persen.
Sementara itu, pembuatan pondasi abutmen telah mencapai 73 persen, distribusi material 42 persen, dan pembuatan garpu serta anchor mencapai 15 persen. Sejumlah tahapan lain, seperti pengelasan gapura, pemasangan papan dan ram kawat, bentangan sling, hingga pengecatan dan pemasangan plang identitas jembatan, masih menunggu tahap pengerjaan berikutnya.
Pembangunan melibatkan lima personel TNI dan tiga pekerja yang bekerja di lapangan untuk mengejar penyelesaian setiap tahapan konstruksi.
Dengan progres yang kini mencapai 38,95 persen, Satgas Kodim 0302/Inhu terus memacu pekerjaan secara bertahap. Jembatan ini diharapkan tidak hanya menjadi penghubung fisik, tetapi juga membuka akses yang lebih mudah bagi sekitar 600 penerima manfaat di wilayah tersebut.
Editor :Tim Sigapnews