Pembangunan Jembatan Garuda Tahap V Terus Dikebut, Progres 38,70 Persen
Pembangunan Jembatan Garuda Tahap V Terus Dikebut, Progres 38,70 Persen
Satuan Tugas (Satgas) Kodim 0302/Inhu terus memacu pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap V di Desa Talang Pring Jaya, Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Sabtu (15/8/2026).
Pembangunan Jembatan Garuda Tahap V Terus Dikebut, Progres 38,70 Persen
INHU - Satuan Tugas (Satgas) Kodim 0302/Inhu terus memacu pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap V di Desa Talang Pring Jaya, Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Sabtu (15/8/2026). Pembangunan jembatan sepanjang 30 meter itu kini mencapai progres 38,70 persen dan ditargetkan membuka akses penghubung bagi sekitar 500 warga.
Di lokasi, sejumlah pekerjaan konstruksi berjalan secara bertahap. Satgas telah merampungkan pemasangan bouplank, pembersihan lahan dan badan jalan untuk distribusi material, serta penyiapan dan pembersihan lokasi pondasi dengan capaian masing-masing 100 persen.
Pekerjaan kemudian berlanjut pada distribusi material yang mencapai 40 persen, pembuatan pondasi abutmen 70 persen, serta pembuatan garpu dan anchor sebesar 18 persen.
Jembatan tersebut dirancang menghubungkan Desa Talang Pring Jaya dengan Desa Talang Tujuh Buah Tangga. Bentangannya mencapai 30 meter dengan lebar sungai sekitar 20 meter. Kondisi sungai memiliki kedalaman air 2 hingga 3 meter dan dapat mencapai ketinggian sekitar 5 meter saat banjir, dengan kecepatan arus normal sekitar 2 meter per detik.
Meski sejumlah tahapan seperti pengelasan gapura, pemasangan papan dan ram kawat, pemasangan plang anjuran, pengecatan, hingga pemasangan bentangan sling belum dimulai, progres keseluruhan terus bergerak seiring kesiapan material dan pekerjaan pondasi.
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap V ini menjadi bagian dari upaya Satgas Kodim 0302/Inhu memperkuat akses antardesa. Kehadiran jembatan diharapkan mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan sosial warga di kedua wilayah yang selama ini dipisahkan oleh aliran sungai.
Dengan progres yang telah mencapai 38,70 persen, Satgas terus menjaga ritme pekerjaan agar pembangunan jembatan dapat diselesaikan secara bertahap, aman, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Editor :Tim Sigapnews